Tapi hal itu membuat raka terbangun karena suaranya. Raka:’’haah?(terkejut)’’ Raka pun bergegas mengambil senjata pisaunya dan keluar. Raka hanya bisa melihat dengan dukungan dari cahaya di gubuk dan mobil. Raka:’’(memanggil)siapa itu?’’ Samantha:’’(terdengar suara langkah kaki)’’ Raka pun langsung menghampiri suara langkah itu dan kembali mencoba memanggil. Raka:’’(memanggil)siapa itu?’’ Samantha pun terjatuh. Raka pun akhirnya berhasil bertemu dengan samantha yang sedang terjatuh. Raka:’’hey?!’’ Samantha:’’maaf...aku minta maaf..aku hanya lapar...’’ Raka:’’kamu..kamu tidak perlu takut..kemarilah’’ Raka pun mencoba menghibur samantha supaya tidak takut lagi. Samantha:’’aku ketakutan’’ Raka:’’tidak apa-apa..jangan takut..ayo..kamu boleh makan di sini’’ Samantha:’’(mengiyakan dan berjalan menghampiri raka sambil menunduk)iya kak’’ Raka pun mengajak samantha masuk ke dalam gubuk. Sambil menikmati makanan,raka bertanaya jawab dengan samantha. Raka:’’(bertanya)siapa nama kamu?’’ Samantha:’’aku...samantha’’ Raka:’’raka...usia kamu berapa?’’ Samantha:’’10 tahun’’ Raka:’’apa kamu..warga kota ini?’’ Samantha:’’tidak kak’’ Raka:’’panggil saja..kakak raka..atau bang raka’’.. Samantha:’’iya kak..kakak kenapa bisa di sini?’’ Raka:’’kakak jga gak tahu..tapi setidaknya kita harus bertahan hidup’’ Samantha:’’iya kak..aku paham’’ Raka:’’tapi..kamu sendiri apa tujuannya?’’ Samantha:’’tadinya aku dan ibuku ingin pergi ke kota ini untuk bertemu dengan ayahku’’ Raka:’’dimana ayahmu?’’ Samantha:’’ayahku kerja di sebuah pabrik kimia..tapi aku gak tahu dimana tempatnya’’ Raka:’’ya sudah...sekarang kita lebih baik istirahat saja dulu’’ Samantha:’’iya kak’’ Raka dan samantha pun istirahat bersama. Hingga esok harinya. Di waktu pagi. Raka sudah terbangun namun samantha sudah lebih dulu. Samantha terkejut karena mobil yang berisi makanan sudah hilang entah kemana. Samantha:’’kak...kak raka..bangun’’ Raka:’’ada apa?’’ Samantha:’’mobilnya kakak hilang’’ Raka:’’apa?’’ Raka pun terkjeut saat melihat mobilnya sudah hilang entah ke mana. Raka:’’kemana mobilnya?’’ Saat raka merasa panik,datanglah beberapa zombi menghampiri gubuk mereka berdua. Samantha:’’(terkejut)haaah..kak’’ Raka:’’kita lebih baik pergi dari sini’’ Samantha:’’iya kak’’ Samantha dan raka akhirnya berhasil membawa barang dan pergi dari gubuk tempat mereka berdua istirahat. Raka dan samantha terpaksa berjalan dengan harapan bisa mendapat tempat untuk berlindung diri. Namaun samantha sudah merasa lelah dan meminta raka untuk menggendongnya. Samantha:’’kak..aku lelah’’ Raka:’’ya sudah..kakak gendong saja’’ Samantha:’’terima kasih’’ Samantha pun di gendong oleh raka dan lanjut perjalanan. Sesekali raka bertarung melawan zombie yang terkadang lalu lalang selama perjalanan. Dan raka hanya memiliki pisau di sakunya sebagai senjata. Samantha berusaha untuk tidak mual saat raka melakukan hal seperti itu. Beberapa jam kemudian. Raka pun berhenti dan samantha pun duduk di aspal untuk istirahat bersama. Raka pun mencari batu untuk mengasah pisau yang ia punya. Raka:’’(mengasah pisau)’’ Samantha:’’kak’’ Raka:’’apa?(bicara sambil mengasah pisau)’’ Samantha:’’kakak..setidaknya tau tentang apa yang terjadi..maksud aku sampai bisa kaya sekarang ini?’’ Raka:’’tidak..kakak juga ingin cari tahu’’ Samantha:’’maafin aku kalo mobil kakak hilang kemarin’’ Raka:’’tidak ada yang salah..sudahlah..lupakan saja..yang sekarang kita pikirin itu..kita harus dapat tempat tinggal..kamu mau kan?’’ Samantha:’’(mengangguk)iya kak’’ Raka pun selesai mengasah pisaunya. Raka:’’kamu masih mau digendong?’’ Samantha:’’aku udah agak baikan kok..aku gpp’’ Akhirnya raka dan samantha lanjut berjalan. Sesekali raka dan samantha melihat serta memetik buah yang ada di pohon yang terletak di pinggir jalan yang sudah sepi. Mereka melakukan itu untuk menajaga tenaga mereka dengan memakan buah-buahan dari pohon-pohon itu. Beberapa jam kemudian. Mereka berdua menemukan sebuah sungai dan mereka pun berpikir bahwa tidak ada salahnya jika mereka bisa membasuh wajah dan badan mereka supaya lebih segar. Samantha:’’kak..ada sungai..ayo kita ke sana’’ Raka:’’ayo’’ Samantha dan raka pun pergi ke sungai itu dan mulai membasuh wajah mereka. Namun saat mereka membasuh wajah mereka. Tiba-tiba samantha terkejut saat melihat ada zombie yang sudah mati tergenang mengikuti jalur aliran sungai. Samantha:’’(terkejut)’’ Raka:’’sudah..sudah..tidak apa-apa kok’’ Lalu zombi pun lalu-lalang begitu saja. Dan mereka pun melanjutkan membasuh wajah mereka. Samantha pun bertanya kepada raka. Samantha:’’kak...air sungai ini bisa di minum?’’ Raka:’’lebih baik jangan di minum..nanti semoga kita menemuka sumber air mata yang bisa di minum’’ Samantha:’’(mengangguk tanda mengerti)iya kak’’ Setelah beberapa lama. Mereka pun selesai menyegarkan diri mereka. Samantha dan raka pun lanjut berjalan. Selama berjalan. Samantha dan raka saling bertanya jawab. Samantha:’’kak..apa pekerjaan kakak?’’ Raka:’’kakak..kakak bekerja sebagai tentara..tapi sedang libur..harusnya’’ Samantha:’’ohh begitu..kakak rumahnya dimana?’’ Raka:’’waktu itu ada gempa besar di kota ini...dan sejak itu..kakak sudah tidak tahu lagi’’ Samantha:’’maksud kakak..?’’ Raka:’’kakak..kehilangan jejak dan lupa arah pulang..kamu sendiri?’’ Samantha:’’tahun ini aku kelas 6 SD dan sebenarnya aku sedang liburan..aku sudah lama tidak bertemu dengan ayahku’’ Raka:’’apa kamu sudah ingat dimana ayahmu kerja?’’ Samantha:’’tidak..karena ibuku lebih tahu dimana ayah berada..tapi(merunduk)’’ Raka:’’kenapa?’’ Samantha:’’aku berpikir bahwa..cuman aku yang selamat’’ Raka:’’kamu selamat..dari apa?’’ Samantha:’’kecelakaan pesawat’’ Raka pun terkejut kagum pada samantha karena dia bisa selamat dari kecelakaan pesawat. Raka:’’lalu..apa saja yang kamu ingat?’’ Samantha:’’waktu itu..aku melihat ada serangga di jendela pesawat dan serangga itu membuat pesawat itu jadi celaka dan ada api disitu’’ Raka:’’ya sudah..kakak merasa itu sudah cukup..sekarang kita fokus pada perjalanan kita..semoga kita bisa menemuka sesuatu di depan nanti’’ Samantha:’’iya kak’’ Setelah berjam-jam mereka berdua berjalan. Mereka melewati berbagai tantangan seperti menyebrangi sungai dll. Akhirnya mereka menemuka sebuah rumah. Raka pun meminta samantha untuk diam di tempat dan membiarkan raka untuk melihat sekitar rumah. Samantha pun menrutinya. Raka pun secara perlahan mencoba mendekati rumah itu. Rumah itu tidak gelap. Banyak cahaya lampu dan terlihat ada beberapa orang di dalamnya. Raka pun menuju pintu. Raka:’’(mengetuk pintu)permisi’’ ?:’’(membuka pintu)(melihat raka)siapa?’’ Raka:’’bolehkah kami masuk?’’ ?:’’(melihat ke arah raka dan samantha)’’ Raka:’’nama saya raka dan aku bersama seorang anak’’ ?:’’apakah dia adalah anakmu?’’ Raka:’’bu..bukan..dia sama denganku..orang asing yang sedang bertahan hidup dan kami sedang mencari perlindungan’’ Samantha:’’(berjalan menuju rumah)’’ ?:’’(bicara pada raka dan samantha)apakah kalian tergigit atau semacamnya?’’ Samantha:’’enggak kok..aku sama dia baik-baik saja’’ ?:’’siapa nama kalian?’’ Samantha dan raka memperkenalkan diri. ?:’’namaku rudi’’ Rudi adalah kepala keluarga sekaligus pemilik rumah itu. Rudi:’’silahkan masuk’’ Samantha:’’sungguh?aku butuh istirahat’’ Rudi:’’silahkan’’
Thank you
Support the author to bring you wonderful stories
Cost 30 diamonds
Balance: 0 Diamond ∣ 0 Points
Book Comment (2915)
Charles Chua
aksi nya lumayan bagus dan ceritanya lumayan gampang dicerna
aksi nya lumayan bagus dan ceritanya lumayan gampang dicerna
12/04
0good
24/03
0bagus banget
23/02
0View All