Suatu hari dihari libur 5 anak muda diantaranya 3 laki-laki Yosef, Sandi dan Husni dan 2 perempuan Sela dan Windi, berlibur Laut Santolo untuk menikmati masa liburan selama 10 hari, setelah sampai ditempat tujuan mereka beristirahat di vila yang mereka pesan."Wah ini mah enak pisan euy hotel teh, nyaman, rapi, bersih gak seperti kamar abi"ucap Husni. "Da kamu mah kamar kaya kandang ayam ge ditempati."ucap Windi."Heeeehhhh siahh belegug ngahina ke abi"ucap Husni."Udah ih kita kesini teh kan mau liburan malah berantem kieu mun mau berantem di sana sok ditempat tinju"ucap Sela Hari kedua Sela dan Windi mempersiapkan makan pagi yaitu nasi goreng dan teh manis hangat , Yosef , Sandi dan Husni langsung menyerbu makanannya hingga habis tak tersisa. Yosef bisa dibilang dia anak yang bisa merasakan aura mistis disekitarnya, dia merasakan ada yang sekelebat dari arah dapur namun dia abaikan. Sandi yang merengek terus terusan ingin mengajak kepantai, akhirnya pun mereka pergi ke pantai."Aduh aku mah takut ombak nya meuni besar kitu euy, balik lagi atuh yuk, takut aku mah"ucap Husni. "Na ari Husni da air na juga moal ngegel kamu atuh"Ucap Windi. Sandi dan Husni langsung berenang ditepi pantai itu hanya memakai kaos kutang dan kolor. Yosef ,Sela dan Windi hanya duduk saja melihat pemandangan pantai. Yosef lagi lagi melihat sekelebatan tepat didepan mata nya, langsung dia mundur dan sangat terkejut. "Yosef kamu teh kenapa meuni kaya lihat hantu wae"ucap Sela."Enggak cuma lagi ngelamun aja, tiba2 ngerasa kaget gituh."ucap Yosef. Dalam hati Yosef berkata masa siang siang gini makhluk halus pada muncul. Waktu menunjukan jam 4 sore Sandi dan Hunsi masih berenang di pantai tanpa rasa cape."heyyy Sandi.. Husni.. yuk ah pulanggg soreee nihhh."ucap Sela. Mereka pun bergegas langsung memakai kaos yang ia pakai tadi. Setelah sampai Sela dan Windi menyiapkan makan malam untuk mereka , mereka menyiapkan Ikan, Daging Ayam dan Jagung untuk malam nanti , mereka berencana untuk bakar-bakar. Jam menunjukan pukul 8 , mereka bergegas keluar membawa perabotan serta ikan , daging dan jagung yang akan di bakar. Yosef dan Sandi pun mulai menyalakan api namun tidak bisa menyala, Sandi mun bergegas masuk ke vila untuk mengambil korek api untuk menyalakan nya. Setelah itu disamping Yosef ada yang memberikan korek api kepadanya, Lalu dia menyalakan nya dan api itu berhasil menyala." Nih Yosef korek nyaa".ucap Sandi yang berlari dari Vila. Yosef pun kebingungan didalam hati di berpikir, tadi yang disebelah ngasih korek kan Sandi kenapa Sandi baru muncul dari Vila , Yosef mulai curiga ditempat Vila ini ada yang gak beres. Waktu berlalu mereka dengan sangat semangat dan bergembira senang nya bisa berlibur bersama sahabat."Ambil nasi atuh ini mah harus sama nasi biar wareg hahahaha."Ucap Husni. Sela dan Windi pun bergegas mengambil nasi didapur, namun aneh nya nasi itu tinggal setengah lagi sedangkan belum ada yang memakannya."Hahhh Sela kenapa ini teh jadi sedikit lagi ini teh nasinya tinggal setengah, saha nu makan yaa."Ucap Windi terheran."Perasaan gak ada yang makan da dari tadi teh."ucap Sela. Mereka mun membawa nasi keluar untuk dimakan bareng-bareng bersama teman-teman. Hati Yosef masih merasa aneh dalam hal korek api tadi , saat dia memikirkan itu , dia meresa bulu kuduk nya merinding, dia melihat-lihat disekitaran taman Vila untuk memastikan ada apa , ternyata dia sampai tidak bisa bicara apa-apa dia melihat hantu berwujud pocong, namun aneh nya dia tidak seperti layak nya pocong yang menyeramkan, namun dia malah senyum-senyum saat Yosef melihatnya , seperti gegirangan. Yosef pun mengucapkan Astagfirulah beberapa kali. Langsung Yosef berbalik badan karena dia merasa aneh dengan Pocong itu mana mungkin ada pocong berwajah tidak seram seperti itu . Lanjut, mereka makan bersama sampai kekenyangan , dan Husni pun tertidur dipangkuan Sandi. "Hehh hudangg... Hudanggg.. bangunnn.."ucap Sandi. Husni pun terbangun dari pangkuan Sandi sambil pengusap air liur nya. Mereka pun bergegas membereskan semuanya , setelah beres mereka pun bergegas tidur ke kamar masing-masing. Yosef yang masih belum tidur, dia masih berpikir yang dilihat tadi pocong macam apa yang nampaknya tidak seram malah senyum-senyum terus seperti orang centil. Saat Yosef ingin menutup mata dia pun terkejut didepan nya ada pocong yang tadi lihat dengan tersenyum manis, langsung dia menjerit ketakutan sekali, sampai Husni dan Sandi pun terbangun dengan kaget nya Husni langsung lompat dari kasur nya."Sok aya naon siah , beraninya ganggu gelut jeung abi sok."ucap Hunsi sambil memegang bantal padahal dia orang paling penakut diantara 5 orang sahabat nya. "Kamu kunaon Yosef , ngimpi apa kamu teh?, Ngimpi naon sok nyerita."ucap Sandi. "Tapi , jangan bilang dulu ke Sela sama Windi ya pasti mereka takut, gini hari-hari ini gue merasa gak enak tinggal disini San, belakangan ini gue ngeliat kelebatan dikamar, didapur diruang tamu. Sampai akhirnya gue lihat sosok aslinya menampakan diri, gue liat pertama di saat kita bakar-bakar dideket kursi putih, tapi dia sama sekali gak seperti pocong yang biasanya serem San, dia itu mulus , murah senyum, dan kaya centil gitu."ucap Yosef. "Hahahahahahahha.. masa ada hantu centil atuh Yosef kamu mah ada-ada aja kalau cerita teh."ucap Husni yang tidak percaya cerita itu meski dia merasakan bulu kuduk nya merinding.
terimakasih KK,alur ceritanya bgus ,,saya smpai ngakak baca novelnya ,smngat KK ,,
01/07/2022
0crita lawak.. but ada paet seram.. tapi best bila baca time mata x ngantok
21/05/2022
0Gara Gara novel ini sy jadi suka baca novel yg lain. Bagus Ceritanya kak sy suka👍🏻👍🏻💗
04/03/2022
10View All