logo text
Adicionar à Biblioteca
logo
logo-text

Baixe este livro dentro do aplicativo

the haunt SEASON 1

the haunt SEASON 1

aziz ghiffari wardhana


Capítulo 1 THE HAUNT SEASON 1

CERITA HOROR (CHRONOLOGICAL ZOMBIE)
THE HAUNT SEASON 1
JUNI 200x(00:35)
Di sebuah rumah gubuk bambu.
Berkumpul 5 orang pemuda yang memiliki berburu di hutan sedang mempersiapkan keperluan untuk berburu di hutan pada malam hari.
Mereka bernama,Raka,Jay,Sam,Titanius dan Hilman.
Mereka ada pemburu yang cukup berpengalaman.
Suatu malam mereka berencana akan berburu di sebuah hutan belantara dengan daerah yang cukup berdekatan dengan laut.
Dalam gubuk.
Jay:’’(mengisi peluru untuk senapan api laras panjang)hari ini semoga hasil buruan kita tidak sia-sia’’
Sam:’’benar..kita sudah 1 bulan berburu sejak tahun ini tapi hanya beberapa ekor kita dapat’’
Hilman:’’mobil sudah siap untuk di pakai..ayo berangkat!!’’
Raka:’’sabar dong..kita minum kopi dulu..lagipula..ini masih tengah malam’’
Hilman:’’terserah’’
Mereka semua minum kopi dan makan beberapa cemilan sebelum berburu.
Akhirnya mereka semua pun berangkat berburu.
Hilman yang mengendarai mobil jenis Jeep dan yang lainnya menjadi penembak serta yang membawanya menggunakan jaring dan peralatan.
Namun apa yang mereka lihat saat sampai di hutan tidaklah sama dengan yang diharapkan.
Mereka pun sampai di hutan yang biasa dijadikan tempat berburu.
Hilman:’’kita sudah sampai..tapi’’
Sam dan yang lainnya melihat ke arah sekitar.
Raka:’’(turun dari mobil dan melihat sekitar)semua hewan liar yang akan kita buru..mati semua..padahal kita baru datang dan belum menembak apapun’’
Jay:’’apa yang terjadi?’’
Jay dan yang lainnya mencium bau busuk yang menyengat.
Raka:’’apakah kalian mencium bau busuk?’’
Jay:’’iya...aku mencium bau busuk’’
Titanius:’’lalu..siapa yang berbuat ini..apakah mereka sudah lebih dahulu berburu?’’
Jay:’’sepertinya belum’’
Hilman pun mencoba berjalan menuju hewan liar yang sudah mati.
Hilman:’’(melihat dan memperhatikan bangkai hewan)haah?!(terkejut heran)’’
Jay:’’mengapa?(menghampiri hilman)’’
Hilman:’’lihat itu!!’’
Hilman dan jay melihat kondisi bangkai hewan sudah dalam keadaan tidak wajar dan membusuk.
Jay:’’hewan-hewan disini sudah membusuk dan sudah jadi bangkai’’
Hilman:’’badannya pun sudah terkoyak’’
Titanius:’’kita lebih baik kembali..karena sudah percuma jika kita kembali berburu dalam keadaan seperti ini’’
Raka:’’kamu benar..jay?!’’
Jay:’’aku setuju..ayo kita kembali dulu’’
Sam:’’ayo semua..naik ke mobil..mungkin kita bisa berburu di lain waktu’’
Akhirnya sam dan yang lainnya naik ke mobil mereka dan berjalan menuju markas mereka.
Namun sesuatu terjadi pada mereka.
Saat di perjalanan.
Sam:’’semua..lihat!!’’
Raka:’’mengapa wilayah ini menjadi penuh kabut?’’
Sam dan yang lainnya melihat seluruh daerah mereka berubah menjadi berkabut.
Kota maupun desa sudah dipenuhi oleh kabut.
Raka:’’ayo kita lanjut perjalanan..kita lihat sekitar’’
Sam:’’baiklah’’
Sam dan yang lainnya melanjutkan perjalanannya.
Sam:’’terlalu gelap’’
Akhirnya mereka sampai di tengah kota menuju tempat tinggal mereka.
Mereka tidak bisa melihat apapun dengan jelas karena kabut yang begitu tebal.
Titanius:’’begitu tebal kabut ini..kita tidak bisa melihat apapun’’
Sam dan yang lainnya turun dari mobil dan melihat sekitar sembari jalan-jalan di sekitar.
Raka:’’apa yang terjadi?’’
Sementara itu di hari 2 sebelumnya.
Di sebuah rumah pada sebuah kota.
Hiduplah sebuah keluarga.
Di sana ada seorang anak yang bernama samantha bertha.
Dan ia hidup bersama dengan ibunya yang bernama recka.
Mereka berdua akan berkunjung ke tempat ayah samantha.
Ayah samantha bernama rio yang bekerja sebagai buruh pabrik kimia.
Bu recka:’’samantha..apa kamu sudah mengemas barang-barang kamu?’’
Samatha:’’sudah mah..aku sudah siap berangkat’’
Bu recka dan samantha berencana pergi dengan menggunakan pesawat.
Beberapa jam kemudian.
Dengan ekpresi senang,samantha dan ibunya menikmati perjalnan menuju tempat pak rio bekerja.
Hingga suatu waktu di dalam pesawat.
Samantha duduk di kursi sebelah kiri sedangkan ibunya berada di samping kanan.
Seorang pramugari pun datang menghampiri mereka berdua.
Pramugari datang dengan maksud menawarkan makanan yang sediakan di pesawat itu.
Pramugari:’’(menawarkan beraneka makanan dan minuman)permisi’’
Ibu recka:’’ohh..iya’’
Pramugari:’’apakah ibu dan ade kecil ini mau jus??atau makan sesuatu?’’
Ibu recka bertanya kepada samantha.
Ibu recka:’’dek..kamu mau makan?atau minum?’’
Samantha:’’(menengok ke arah ibunya)aku ingin susua coklat’’
Pramugari:’’boleh..ada kok..sebentar yaa..saya ambilkan dulu...ibu mau apa?(bertanya pada ibu recka)’’
Ibu recka:’’saya ingin teh hangat saja..manis tapi jangan terlalu banyak gula’’
Pramugari:’’baik..akan saya sajikan..harap tunggu yaa bu’’
Ibu recka:’’iya’’
Pramugari itu pun pergi.
Sesekali samantha bermain dengan boneka beruang berukuran kecil miliknya sambil sesekali meliihat pemandangan dari jendela.
Suasana pemandangan begitu berkabut sehingga begitu sulit untuk dilihat.
Tidak lama kemudian pramugari pun datang dan menyajikan pesanan samantha dan ibunya.
Samantha dan ibunya pun menikmati pesanan mereka masing masing.
Beberapa jam kemudian.
Semua penumpang tidur dan sementara itu.
Di ruang pilot dan asisten pilot.
Pilot:’’hari ini..cuacanya agak berkabut(melihat sekitar)mungkin akan hujan’’
Asisten pilot:’’mungkin...’’
Pilot:’’coba kamu buat laporan ke kantor’’
Asisten pilot:’’akan saya coba...(membuat laporan sinyal ke radio penerbangan)halo..halo..(menyebutkan posisi)tidak ada jawaban’’
Pilot:’’coba..kamu ulangi lagi’’
Asisten pilot:’’baik’’
Laporan pun tidak ada hasil meski sudah di coba berulang kali.
Pilot:’’ya sudah..kita coba lain kali’’
Tidak lama kemudian.
Dari kejauhan pilot melihat ada sekelompok serangga menghampiri pesawat dan menabraknya.
Pesawat pun sedikit terbentur dengan sekelompok serangga itu.
Pilot:’’serangga apa itu..besar sekali’’
Asisten pilot:’’tidak biasanya..serangga ada ukuran sebesar itu’’
Pilot:’’semoga tidak apa-apa’’
Namun dugaan dan pikiran mereka ternyata berbeda dnegan apa yang terjadi.
Tidak lama setelah kejadian itu.
Samantha yang tidur akhirnya terbangun dan baru dia saja yang terbangun dari tidurnya.
Samantha terkejut saat melihat ke arah sayap kiri pesawat.
Samantha melihat bahwa ada beberapa serangga hinggap di jendela pesawat.
Tidak lama kemudian serangga itu minggat dari jendela pesawat.
Namun serangga itu pergi menjauh dari jendela pesawat meninggalkan jejak.
Sayap kiri pesawat pun perlahan memunculkan percikan api.
Samantha:’’(terkejut)’’

Comentário do Livro (2915)

  • avatar
    Charles Chua

    aksi nya lumayan bagus dan ceritanya lumayan gampang dicerna

    12/04

      0
  • avatar
    Wisesa El

    good

    24/03

      0
  • avatar
    PajaTaia

    bagus banget

    23/02

      0
  • Ver Todos

Capítulos Relacionados

Capítulos Mais Recentes