logo text
Tambahkan
logo
logo-text

Unduh buku ini di dalam aplikasi

Chapter 4

Ibunya masuk rumah sakit , ayah Pearly melarang Pearly untuk menemui ibunya. Sedangkan pernikahan tetap terjadi tapi pengantin wanitanya bukanlah Pearly, Dia Sheina, sahabat baik Antony yang selama ini diam-diam menaruh hati kepadanya. Demi nama baik keluarga, Antony akhirnya menikahi Sheina.
Nasib Pearly seperti berada di ambang kehancuran. Antony si pria baik kata ayah dan ibunya tidak membantu dirinya sama sekali. Pearly sadar bahwa yang terjadi bukanlah hal mudah untuk di maafkan apalagi orang yang tidak tahu bagaimana kejadian yang sebenarnya.
Setelah Antony menikahi wanita lain, Ipan ayah Pearly mengusir Pearly dari rumah tanpa mau mendengarkan penjelasan gadis itu. Anak kesayangannya kini ia buang begitu saja. Awalnya Pearly sempat frustasi tapi ia memilih untuk tetap menjalani hidup. Demi anak yang ada di kandungannya.
Pearly tidak mau mati sia-sia, setelah di usir dari rumah, Pearly menemui Neva , dia adalah sahabat yang baik. Namun, Pearly tidak ingin merepotkan Neva dan ibunya. Pearly hanya bermalam satu malam di rumah Neva. Ria juga sudah mendengar kabar tentang Pearly, Ria mengajak Pearly untuk tinggal dengan dirinya di sebuah kontrakan kecil, selama ini dia sendirian di sana kali ini dia akan memiliki teman satu kamar.
Mereka berteman sudah lama, karena Ria tinggal di sana sendiri Pearly pun mau untuk tinggal bersama dengan syarat biaya sewa kamar di tanggung berdua. Ria juga tidak keberatan untuk itu. Mereka hanya menunggu Risma , belum ada yang memberi tahu Risma tentang apa yang terjadi dengan Pearly. Mereka akan memberi tahu kalau Risma sudah kembali ke tanah air.
Di sebuah gedung tinggi berdiri di pusat kota, seorang CEO yang memiliki tubuh atletis dan juga wajah tampan. Ia dia kenal sangat buruk dalam sifat kepemimpinan selama ini. Ia adalah Reynaldi yang tidak pernah menggunakan perasaan dalam segala hal. Begitu juga saat ia memimpin perusahaan turun temurun dari keluarganya. Buah tidak pernah jauh jatuh dari pohonnya. Reynaldi mewarisi watak ayahnya, segala hal selalu di ukur dari kehebatan dan juga materi.
Reynaldi bisa menyakiti siapapun tanpa menyentuh, ia punya kekuasaan dan selalu menggunakan itu untuk melumpuhkan lawan atau benalu di dalam lingkungan miliknya. Reynaldi Abraham, keturunan dari Hasan Abraham yang namanya sudah sangat terkenal hingga ke luar Negeri. Perusahaan mereka yang bergerak di bidang manufaktur hampir ada di setiap kota.
PT. Food Delicious Makmur atau FDM GROUP Perusahaan terbesar di ibu kota, Reynaldi terkenal angkuh dan juga sangat kejam oleh pesaing bisnisnya.
Untuk bisa berkerja sama dengan perusahaan miliknya kadang seseorang harus melakukan segala cara,mulai dari bermain api, menjilat bahkan saling menjatuhkan. Reynaldi adalah paket komplit bagi para wanita tapi tidak dengan para karyawan, dia adalah singa yang sangat menakutkan. Ada juga orang-orang yang mengharapkan kehancuran dirinya. Sebagian juga rela menjadi budak asalkan tetap hidup makmur oleh dirinya.
Tiga tahun yang lalu ia dinyatakan tidak dapat memiliki keturunan oleh seorang dokter. Sejak itu Reynaldi tidak lagi dekat dengan seorang wanita. Namun, bagaimana pun juga ia pria dewasa yang memiliki kebutuhan biologis. Meskipun sangat mudah untuk mendapatkan apa yang ia inginkan, Reynaldi tidak pernah sembarangan dalam memilih . Seperti Pengalaman pada malam itu yang tidak bisa ia lupakan Sampai detik ini, satu bulan telah berlalu tapi setiap pikirannya di penuhi dengan bayangan seseorang wanita yang pernah bersamanya. Ia mencari lagi wanita itu tapi tidak juga ia temukan, ia bahkan bisa melukis wanita itu dengan ingatan yang cukup jelas di kepalanya. Wajar saja dia di sebut sebagai seseorang yang cerdas, ia bahkan bisa mengingat sesuatu yang terjadi satu bulan lamanya. iya, wajah wanita itu dengan semua bentuk lekuk tubuhnya dapat ia gambarkan.
"Bagaimana hasilnya?" Reynaldi yang belum menemukan apa yang ia cari menekan anak buahnya untuk segera mendapatkan apa yang ia mau.
"Dia sampai baru kemarin malam ,Pak."
"Apa yang kamu dapatkan?" Kata Reynaldi dengan tangan masih bergerak di atas kertas.
"Dia menolak apa yang Bapak berikan."
Alex sukses membuat dada sang CEO membara. Seorang wanita menolak untuk menerima pemberian darinya.
"Bawa dia kehadapan ku nanti malam dalam keadaan apapun!" Sebuah perintah yang wajib Alex lakukan untuknya.
Reynaldi meninggalkan Alex di ruangan, ini tidak mungkin bagi Alex karena mungkin malam ini wanita itu akan pergi ke luar kota sebelum dirinya dapat menemui wanita itu.
Di lain tempat saat Ria, Neva , dan Pearly kumpul bersama sudah terlihat senyum kecil di bibir Pearly. Sesuai janjinya kepada bayi yang ada di dalam kandungannya. Pearly akan merawat janin yang tidak bersalah itu. Ia suci, putih tidak berdosa. Bayi itu memilih hidup di dalam perutnya mungkin tempat itulah yang paling terbaik menurut takdir nya.
Ria dan Neva berusa menghibur dirinya tapi itu semua tidak cukup. Pearly lah yang harus menguatkan dirinya. Pearly bertanggung jawab atas dirinya utuh. Meskipun dunianya hampir berhenti berputar tapi ia masih berharap semua akan baik-baik saja.
"Hai, aku datang!" Suara yang tidak asing dari belakang mereka terdengar menyapa.
Melihat senyuman manis Risma mereka bertiga pun berlari memeluk seseorang yang datang.
Mereka semua menikmati kebersamaan yang membuat Pearly lupa akan masalahnya.
"Ini ponsel ku, coba ambil gambar Pear!" Risma mulai berpose ala-ala gadis Korea yang imut.
Tings....
Sebuah notifikasi pesan masuk dan Pearly tidak sengaja melihatnya, refleks tulisan dari chat itu terlihat jelas di layar ponsel Risma. Melihat isi dari chat nomer tidak tersimpan itu membuat tangan Pearly bergetar. Risma ingin mengambil ponsel itu tapi Pearly tidak memberikannya.
"Katakan apa kamu terlibat malam itu Ris?"
Kedua temannya yang lain melihat ke arah Risma yang menatap ke arah Pearly. Mereka berdua masih bingung tapi sepertinya Risma tahu apa yang di maksud Pearly.
"Pear, aku bisa jelaskan semuanya."
"Aku hanya butuh kamu Jawab iya atau tidak!"
Semua terdiam dalam keheningan, mereka semua berharap bukan Risma pelakunya.
"Iya Pear."
Plakkkk....
Ria yang saat itu berada di sampingnya langsung menampar Risma.
"Jahat kamu Ris, apa kamu tahu apa yang terjadi setelah malam itu, lihat Pearly sekarang, dia bahkan bukan lagi kehilangan keluarganya, dia kehilangan hidup nya.?" Ria sangat kecewa setelah ia tahu Risma di balik kejadian ini.
" Aku engga nyangka kamu bisa Setega itu sama Pearly,Ris." Neva marah dan benci mendengar pengakuan Risma.
Sedangkan Pearly ia hanya sesak menahan tangis penuh amarah kepada Risma.
"Pear..."
"Jangan sentuh aku!" Pearly menolak Risma mengatakan apapun.
Hiks...hiks...
"Aku kehilangan hidupku dan apa pantas semua di bayar dengan sebuah alasan yang ingin kamu berikan?" Pearly Pergi.
Suasana bahagia berubah seketika menjadi momen paling sedih karena mereka berempat menangis, Pearly pergi meninggalkan mereka tampa menoleh . Risma menangis menyesali apa yang pernah ia lakukan kepada Pearly. Semua terlambat, hidup Pearly telah hancur lebur.

Komentar Buku (116)

  • avatar
    syaitsme

    smgt lg

    20/12

      0
  • avatar
    KanayaTania

    i like it!!

    01/11

      0
  • avatar
    YanaLusi

    bagus banget novelnyaa

    21/09

      0
  • Lihat Semua

Bab-bab Terkait

Bab Terbaru