Saat Tiara memasuki kamar putra, sudah bertaburan di mana-mana parfum, dan barang lain nya. "Sayang apa yang terjadi sebenarnya " ucap Tiara pelan-pelan. Bernard masih diam, dia mungkin dia masih berperang dengan pikirannya dan Tiara membiarkan itu. Tiara yang melihat putra nya diam, dia juga ikut diam dia ingin memberi waktu untuk putra nya menenangkan diri terlebih dahulu. "Baiklah jika kau belum siap mengatakan nya, mom akan keluar " ucap Tiara. "Selamat malam sayang " ucap Tiara. Bernard masih diam, dia masih bingung apa yang akan dia katakan pada mommy nya. "Bernard akan membatalkan pernikahan ini " ucap Bernard tiba-tiba. Tiara yang sudah melangkah kaki ingin keluar langsung menghentikan langkahnya saat mendengar ucapan putra nya yang tiba-tiba. "Mom tidak salah dengar " ucap Tiara. Karna yang dia tau, putra nya sangat mencintai tunangannya Maya, jadi apa yang dia dengar barusan membatalkan omong kosong apa ini. "Tidak, Bernard tidak ingin menikah dengan nya " ucap Bernard. "Sayang, pernikahan bukan main-main yang bisa di batalkan kapan saja, beri alasan yang jelas kenapa kau harus membatalkan pernikahan ini " ucap Tiara. "Yang jelas Bernard tidak ingin menikah dengan nya " ucap Bernard sambil memandang langit-langit kamar . "Sayang kau tau persiapan pernikahan kalian sudah hampir sempurna lalu bagaimana semua itu, katakan pada mommy apa yang membuat mu ingin membatalkan pernikahan yang kau inginkan sebelum nya " ucap Tiara. "Bernard tidak mencintai nya " ucap Bernard. "Bernard ingin istirahat, selamat malam mom " ucap Bernard langsung memejamkan matanya saat sudah membenarkan posisi tidur nya. Tiara hanya bisa menghembuskan nafas kasar melihat putranya yang sedang mood tidak baik, baiklah dia tunggu penjelasan dari Putra nanti. "Selamat beristirahat sayang, semoga mimpi indah " ucap Tiara. Setelah mematikan lampu dan menggantinya nya dengan lampu Tiara langsung keluar dari kamar putra nya . Setelah kepergian Tiara, Bernard langsung membuka mata nya kembali dan berkata . "Maafkan Bernard mom " ucap Bernard yang melihat kepergian mommy nya. Sedangkan Tiara yang sudah turun dari lantai atas, di sana suaminya sudah menunggu. "Sayang bagaimana " ucap Michel. Tiara menggeleng kepala, pertanda dia gagal. "Bernard ingin membatalkan pernikahan nya " ucap Tiara yang tiba-tiba dan sama seperti Tiara yang mendengar langsung ucapan putra tadi. "Kenapa " ucap Michel shock. "Mom juga tidak tau, Bernard tidak mau bicara " ucap Tiara. "Sayang jangan di pikirkan, besok pelan-pelan kita akan bertanya dengan nya " ucap Michel. "Tapi sayang, aku merasa sudah terjadi sesuatu pada mereka karna putra kita tidak mungkin mengambil keputusan yang membuatnya akan menyesal suatu saat nanti " ucap Tiara lagi. "Besok kita akan tanya dia lagi, biarkan malam ini dia menenangkan pikiran nya, sekarang ayo kita istirahat " ucap Michel. "Ayo " ucap Tiara. Orang tua mana yang tidak kepikiran, pernikahan yang sudah mereka siapkan dan hampir sempurna dan tiba-tiba putra nya ingin membatalkan nya. Sedangkan Bernard yang berada di kamarnya, bukan nya tidur dia keluar di balkon kamar nya memandang bintang-bintang di langit. "Maya kenapa kau melakukan itu pada ku " ucap Bernard. "Kau tau aku sudah menyiapkan segalanya, hidup bahagia bersama, memiliki keturunan yang cantik seperti mu, kita merawatnya bersama, tapi kenapa kau malah menghancurkan nya " ucap Bernard kecewa. Ponsel milik Bernard selalu bergetar tapi tidak ada satupun yang Bernard jawab, Dia benar-benar sedang berperang dengan pikiran dan hati sekarang ini. **** Saat pagi hari tiba, Bernard sudah siap dengan pakaian formal nya, pagi hari ini tak ada sapaan dan senyum yang selalu dia berikan wajah nya hanya datar dan langsung duduk di kursi nya. "Pagi sayang " ucap Tiara. "Pagi mom dad " ucap Bernard datar . "Selamat pagi aunty, uncle " ucap seorang wanita. Sedangkan Bernard yang mendengar suara seseorang yang sangat dia kenali, langsung menyudahi sarapan nya yang hanya minum air saja dan langsung bangun dari duduk nya. "Bernard sudah selesai " ucap Bernard langsung pergi. "Baby " ucap wanita yang menahan tangan Bernard untuk pergi. Bernard menatap Maya dengan tatapan jijik. "Jangan pernah menyentuhku, aku jijik dengan wanita seperti mu " ucap Bernard langsung menghempaskan tangan Maya . Michel dan Tiara yang tidak mengetahui apa yang terjadi langsung saling pandang. "Baby tunggu aku " ucap Maya yang berniat ingin mengejar Bernard, tapi langsung di tahan oleh Tiara. "Sayang biarkan dia pergi " ucap Tiara. "Tapi aunty Maya harus menjelaskan sesuatu pada Bernard " ucap Maya. "Sayang bisa kita bicara " ucap Tiara. Sedangkan Michel langsung pergi menyusul putra nya yang sudah melajukan mobilnya. "Dad, pergi dulu " ucap Michel. "Hati-hati dad " ucap Tiara. Sekarang tinggal mereka berdua yang ada di sana. "Duduk lah " ucap Tiara lembut. "Apa kalian bertengkar " ucap Tiara. "Tidak aunty, Bernard yang berubah " ucap Maya. "Sayang bukan mommy ingin membela putra mommy tapi mom mengenal jelas sifat putra mommy, dia tidak akan Semarah ini jika tidak ada yang membuatnya kecewa " ucap Tiara. "Bernard salah paham aunty " ucap Maya lagi. "Bisa kau jelaskan apa yang terjadi sebenarnya pada mommy, karna Bernard ingin membatalkan pernikahan ini " ucap Tiara. "Tidak itu tidak boleh terjadi aunty, Maya sangat mencintai Bernard " ucap Maya lagi. "Jika kau benar-benar mencintai putra aunty, bujuk dia " ucap Tiara. Bukan dia bermaksud untuk membela putranya, hanya saja dia merasa memang ada sesuatu yang membuat putra nya berubah. "Maya tidak bisa aunty, boleh aunty membantu Maya " ucap Maya. "Sayang jika benar-benar kau mencintai putra aunty kenapa kau tidak bisa membujuk nya, jelaskan pada nya jika dia salah paham terjadi mu " ucap Tiara lagi. "Baiklah Maya akan membuktikan nya pada Bernard " ucap Maya yakin. "Kejarlah dia " ucap Tiara. Maya langsung pergi dari mansion mereka, melakukan apa yang Tiara katakan. "Semoga aku melakukan yang benar " ucap Tiara, memandang kepergian Maya. Sedangkan Bernard mood Yang semulanya sudah membaik kembali buruk karna bertemu wanita yang membuatnya kecewa . "Apa yang dia inginkan sebenarnya " ucap Bernard sambil menyetir mobil "Aku benci yang nama nya wanita " teriak Bernard. Sedangkan Michel yang mengikuti mobil putranya, langsung melajukan mobilnya saat Bernard menambah kelajujan mobilnya. "Apa yang sebenarnya membuat mu berubah hanya satu malam " ucap Michel.
Terima kasih
Dukunglah penulis untuk menghadirkan kisah-kisah yang luar biasa untuk Anda
bagus ceritanya
7d
0Bestttt😆
20/02
0waww bagus bangttt
11/01
0Lihat Semua