Jika kita dihadapkan oleh sebuah pilihan antara mencintai atau bersama namun tidak memiliki cinta apa yang akan kalian pilih?
Takdir cinta memang semena-mena. Dia datang tanpa memberikan alasan pastinya.
Kisah Layla majnun menjadi tombak kehancuran untuk Layla yang saat ini sedang memendam perasaan cinta pada Qois kakaknya. Siapa yang menyangka, jika dia yang menjadi kakak angkatnya adalah cinta pertama yang hingga saat ini tidak bisa ia ungkapkan dengan leluasa.
Kisah Layla majnun, akankah terulang untuk kedua kalinya? atau dia hanya bisa menerima kenyataan jika kisahnya tidak seindah dan lebih mengenaskan dari legenda tersebut.
senang banget bisa baca kelanjutan cerita ini. .pengin tau siapa ya beruntung dapatin cinta laila, moga aja Dharma he2,..
21/04/2022
0
tubeDrian_01
semoga sehat selalu author dan dilancarkan segala urusannya. aku udah nunggu updatenya dari 2022 dan sekarang 2026 masih belum ada kelanjutannya. thor kamu masih hidup kann, pliss lanjutkan dulu ceritanya sampai selesai 🙏🙏🙏😭
27/02
0
BimaBimabudipratama
sangat menarik
09/01
0
AlfiansyahHenry
kak buatin kisah cinta Layla dan majnun
19/08
0
Biwin
nice
17/07
0
jeparabakolkursi
novel sangat bagus
08/06/2025
0
Ranti Irawanti
BAGUS BANGETTT!!!
18/05/2025
0
NurhikmahYesi
baguss bgttt novel nya
26/04/2025
0
ICONGIPAL__43
bagus banget
22/04/2025
0
Total: 113
Chapter 1 Yang Aku Simpan
{Apa yang disebut cinta sejati? Apakah mereka yang selamanya bersama? Lalu bagaimana dengan mereka y
Chapter 2 Getar Jiwa
{Jika cintaku adalah musibah, lalu kenapa Alloh menitipkan rasa itu? Aku hanyalah manusia yang tidak
Chapter 3 Candu
{Jika ada yang mengetahui bagaimana aku harus mengakhiri rasa, maka katakanlah. Sebab aku mulai kehi
Chapter 4 Nama Di Dalam Hati
{Siapa sangka, hanya mendengar namanya saja seseorang bisa gila sebab dia sudah terlanjur jatuh cint
Chapter 5 Bukan Sekedar Saudara
{Aku bisa bersaing dengan siapa pun, tapi tidak dengan sosok yang kamu cintai} * * * * * * POV: Layla Na
Chapter 6 Satu Gigitan Apel
{Perihal keikhlasan, hati manusia sering kali lupa. Bahwa untuk sebenarnya rela, dia pun harus belaj
Chapter 7 Datang Menjenguk
{Ada hal yang tidak akan pernah orang mengetahui. Saat dia ada di sampingku, aku tidak peduli dengan
Chapter 8 Calon Mantu
{Andai aku bisa, aku ingin mengutarakan rasa yang menghujam dalam dada. Lalu memeluk dia yang aku ci
Chapter 9 Jarak Yang Aku Ciptakan
{Jarak tidak akan menjadi permasalahan dalam hal cinta dalam diam. Sebab dia terbiasa menyembunyikan
Chapter 10 Panggilan
{Bagaimana aku bisa lari dari sosoknya. Jika aku telah dijadikan sebagai prioritasnya} * * * * * * POV
Chapter 11 Panggilan 2
{Pertanyaan yang sama, kenapa harus dia yang selalu ada? Sedang takdir sudah menggariskan bahwa kami
Chapter 12 Foto Mas Albi
{Aku tidak ingin orang mengenalnya, aku pun tidak ingin orang mengetahui bagiamana dirinya. Setakut
Chapter 13 Peri Kecil
*Qois Albifardzan* Dia seperti peri kecil bagi ku. Setiap kali melihatnya aku merasa bahagia tak terh
Chapter 14 Peri Kecil 2
POV: Qois Albifardzan Aku menuju kamar Layla langsung. Tidak di sangka dia sedang fokus dengan buku y
Chapter 15 Yang Aku Jaga
POV: Qois Albifardzan '’Bi, besok ada mata kuliah lanjutan. Baru saja dosen ngumumin.‘’ Andre, sohib d
Chapter 16 Pulang
POV: Qois Albifardzan ''Le, kapan nyusul adik mu (Kapan, jemput adik,mu),? Ayah datang ke kamar. Dia s
Chapter 17 Malam Mustajab
POV: Qois Albifardzan ''Loh, mau kemana,Mas?'' tanya Layla saat menyadari kalau jalan yang mereka lew
Chapter 18 Kembali Waras
POV: Qois Albifardzan ''Sampun, Nduk?'' Karena sudah cukup lama, aku membubarkan doa-doanya. Dia terse
Chapter 19 Nama Baru
{Bagaimana aku menyembunyikan rasa, biarkan aku dan penciptaku saja yang tahu.} * * * * * * POV: Layla
Chapter 20 Sungkeman
{Tidak apa jika aku harus jelas Dimata orang lain, asal dimatanya aku adalah hal yang indah yang sel
Chapter 21 Wali Alloh
POV : Layla Najwa Fathurrahman ''Baca apa, Nduk?'' tanya mas Albi Aku menggeser tempat duduk saat dia
Chapter 22 Perjalanan ke Trenggalek
POV:Layla Najwa Fathurrahman Pagi sekali kami berangkat. Matahari belum menampakkan sinarnya. Hawa di
Chapter 23 Kebas
POV : Layla Najwa Fathurrahman Setelah selesai makan. Ibu menyuruh Mas Albi tidur dan dia menurut. Sa
Chapter 24 Tiba di Trenggalek
POV: Layla Najwa Fathurrahman Mobil sampai pada halaman yang masih bertanah merah. Mas Albi memarkirk
Chapter 25 Bertemu Kembali
POV: Layla Najwa Fathurrahman Deburan ombak itu, tidak lagi menjadi semu. Angin kencang itu, tidak la
Chapter 26 Pantai
POV: Layla Najwa Fathurrahman Selama hampir lima hari kami di Trenggalek. Tidak sekali pun kami melew
Chapter 27 Arya Dharma
POV : Arya Dharma Muhammad Arya Dharma Aku menemukan dia, di saat hari itu. Dia seperti, kancil. Cepat
Chapter 28 Wangsit
POV: Arya Dharma Setelah seharian perjalanan, aku mengira bahwa dia gadis jutek, dan tidak memiliki r
Chapter 29 Restu Ibu
POV : Arya Dharma Kata orang, jodoh tidak mengenal tempat dan waktu. Dia bisa datang, tanpa di duga.
Chapter 30 Daster si Mbok
POV: Arya Dharma Matanya menunjukkan rasa terkejutnya. Namun, kemudian dia langsung menoleh kebelakan
Chapter 31 Secangkir Kopi
POV: Qois Albifardzan Sudah dewasa tapi masih saja ceroboh. Bisa-bisanya, dia jatuh dari batu besar,
Chapter 32 Secangkir kopi 2
POV: Qois Albifardzan Sesat setelah Si Mbok Nur pergi, Dharma berpamitan sebentar, menyusul beliau ke
Chapter 33 Pesan Salwa
POV: Qois Albifardzan Sehabis sholat Isya' kami sekeluarga berpamitan. Sudah lima hari kami di sini,
Chapter 34 Joging
POV: Qois Albifardzan "Memangnya, Mas mau cepat nikah?'' Aku langsung ngakak dengan kepolosannya. Dia
Chapter 35 Tamu Tak di Undang
POV: Qois Albifardzan "Mas, emang Mas kesal ya, sama ibu-ibu kemarin?" tanya Layla. Kami baru saja ber
Chapter 36 Kembali ke Pondok
*Muhammad Arya Dharma* "Mbok Nur!!!" Teriak ku ketika sampai di depan warung. Wanita paruh baya itu,
Chapter 37 Bertemu Calon Mertua
POV: Arya Dharma Bis sudah sampai di Muktamar, Kediri. Karena jadwal keberangkatan yang aku majukan,
Chapter 38 Tarik Ulur
POV: Arya Dharma "Mau ngerepotin kamu, lagi," kata Mas Albi. Dia menepuk bahu ku. "Ada apa? Memang ada
Chapter 39 Rest Area
POV: Arya Dharma Menjelang magrib rombongan sudah sampai di Rest Area Km 575 B Ngawi. Para santri di
Chapter 40 Kopi Yang Tertinggal
POV: Arya Dharma Aku melihatnya kebingungan saat temanya datang tanpa dia sadar. Ponsel masih dalam p
ceritanya bagus bikin penasaran
14/06/2022
0senang banget bisa baca kelanjutan cerita ini. .pengin tau siapa ya beruntung dapatin cinta laila, moga aja Dharma he2,..
21/04/2022
0semoga sehat selalu author dan dilancarkan segala urusannya. aku udah nunggu updatenya dari 2022 dan sekarang 2026 masih belum ada kelanjutannya. thor kamu masih hidup kann, pliss lanjutkan dulu ceritanya sampai selesai 🙏🙏🙏😭
27/02
0sangat menarik
09/01
0kak buatin kisah cinta Layla dan majnun
19/08
0nice
17/07
0novel sangat bagus
08/06/2025
0BAGUS BANGETTT!!!
18/05/2025
0baguss bgttt novel nya
26/04/2025
0bagus banget
22/04/2025
0