Overview
|Catalog
- Tag(s):
- Tidak setia
- Keluarga
- Heteroseksual
- Pornografi
Kirana dan Dave, di pertemukan oleh kebetulan yang berkali-kali. Hubungan masalalu orang tua yang rumit dan masing-masing yang telah memiliki pasangan,tak mampu meredam getaran di dada,tiap kali Kirana dan Dave saling tatap. Kisah cinta yang menyesakkan hati yang akan membuatmu ikut larut di dalamnya. Hakikat cinta tak harus memiliki akankah masih berlaku jika perasaan saling mendamba itu semakin kuat dengan terkuaknya masalalu kedua orang tua mereka ?
Last Update
Editor´s Choice
Recommendation
Book Comment (79)
- Total: 114
Chapter 1 PANDANGAN PERTAMA
"Enak saja Daddy menyuruhku jemput si Narsis itu !" Gerutu seorang Gadis berusia kisaran 20 tahunan.Chapter 2 KEMBALI PULANG
"Kenapa Kirana jadi anak yang susah di atur seperti itu...??" Laki-laki berusia 50 tahun bertubuh tiChapter 3 RASA KAGUM
"...Ah, iyaa..." ucap Dave. Secara halus dan hampir tak terlihat, ia memegangi kedua lengan Ibu nyaChapter 4 MERASA BERBEDA
Kiandra memandangi laki-laki seusia Kakak Perempuannya itu lekat-lekat, mata cokelat terangnya yangChapter 5 KEBETULAN YANG KEDUA
Sementara itu, tidak jauh dari pintu gerbang masuk ke Perumahan Elite di mana Keluarga Martadinata tChapter 6 PERASAAN ASING
"...Maaf kan aku..." Ulang Kirana karena Dave hanya diam menatapnya dengan pandangan marah.
Entah perChapter 7 KELUARGA
Mobil Lamborghini Huracan EVO warna grey itu memasuki Pintu Gerbang tinggi yang terbuat dari kombinaChapter 8 BERSAMA JON
Kirana mengelembungkan sebelah pipinya dengan kening yang berkerut, saat ia baru saja selesai denganChapter 9 BERTEMU LAGI
Untuk beberapa saat Kirana masih melihat Jonathan yang di kerubuti wanita-wanita Penggemarnya dari jChapter 10 TIDAK TAHU
Angela wanita yang baik dan juga lembut, memang sangat berbanding terbalik dengan Kirana yang tomboyChapter 11 PANTAI
"Duuh...kenapa dia semakin keras menangis...??" Jonathan mengaruk-ngaruk kepalanya yang tak gatal saChapter 12 VIDEO CALL
Getaran ponsel pada saku celananya membuat Dave tersadar dari lamunan tak masuk akalnya. Ia mengusapChapter 13 MALAM
Dave termenung dengan wajah kaku menatap ponsel nya yang kini memperlihatkan layarnya yang hitam.
BebChapter 14 PENJELASAN
Kirana langsung menendang Jonathan kuat-kuat, yang membuat Lelaki berkulit putih dengan mata sipitnyChapter 15 UNTUK KESEKIAN KALI
"Kau nggak mandi dulu Kirana...??" protes Kiandra saat melihat Kakak perempuanya yang duduk di mejaChapter 16 TUNANGAN
"Maaf kan aku !" ucap Kirana cepat begitu Dave membungkuk dan memunguti kertas-kertasnya dengan keniChapter 17 PERNYATAAN
Kirana berjalan tergesa menuju arah parkiran, wajahnya terlihat sembab. Berkali-kali ia mengusap matChapter 18 CANTIK
"Dave, sebenarnya ada apa...??" tanya Angela saat mereka sudah berada di dalam mobil dan Dave telahChapter 19 IBU
"Kiranaa...?" Terdengar suara Ibu nya dari balik pintu kamar di barengi suara ketukan pintu.
"Masuk sChapter 20 PERMINTAAN
Raut wajah wanita dalan ponsel itu langsung tertegun mendengar perkataan anak lelakinya. Untuk beberChapter 21 MENCOBA MENGERTI
Pagi sekitar jam 7 Hertoni telah siap dengan setelan jas abu-abu dan kemeja putih beserta dasi warnaChapter 22 KEINGINAN
"Kenapa Nenek ada di Dapur...?" tanya nya kaget sambil mematikan kompor. Ia memberi kode kepada seorChapter 23 TENTANG SESEORANG
Kirana duduk bersila di depan ketiga makam yang berselimut rumput jepang tebal dengan batu granit puChapter 24 BAHAGIA
"Masa kau nggak tahu sama sekali soal Adik Daddy mu itu." Shopie tak percaya.
"Terserah kau mau percaChapter 25 GADIS BODOH
Kirana masih begitu asik menikmati kegiatan memanjat dan memetik buah-buah mangga itu. Ia mengabikanChapter 26 SUARA HATI
"Ini hari pertamaku masuk Kampus..." Dave melipat kedua tangannya ke dada, kepalanya menoleh ke arahChapter 27 PERBEDAAN
"Kau ambil fakultas apa...?" tanya Kirana setelah beberapa saat.
"...Ekonomi dan Bisnis." jawab DaveChapter 28 KITA
Di lihatnya dari kejauhan Kirana yang telah jatuh tersungkur dengan dagu yang mengesek jalanan berpaChapter 29 MOM DAN DAD
Andreas bangkit dari duduknya, di lihatnya jam di dinding ruang kerjanya sudah menunjukkan pukul 12Chapter 30 KALUNG
"Lihat, Tuan Muda Dave senyum-senyum sendiri..." bisik seorang Pelayan wanita kepada rekannya yang sChapter 31 KELUARGA BAHAGIA
"Apa ?" kening Ayahnya berkerut memandangi Kirana yang duduk di depannya.
Saat itu jam sudah menunjukChapter 32 DAVE DAN KIRANA
Malam semakin larut tapi Kirana tak kunjung bisa tidur. Matanya menatap nyalang dalam keremangan kamChapter 33 KITA BERSAUDARA
Selama kau tinggal di sini, nggap lah ini kamar mu sendiri." Marisa tersenyum sambil mendongkakkan wChapter 34 DILUAR PERKIRAAN
"Waah...sekarang Kirana bangunnya pagi terus." celetuk Kiandra saat Kakak perempuannya itu baru sajaChapter 35 MENYESAKKAN HATI
Dave sudah duduk di ruang tunggu sebuah Akademi Balet terbaik dan tertua di Indonesia yang sudah diChapter 36 GEJOLAK RASA
Shopie kaget ketika tadi di telpon Kirana dan mintak jemput padahal siang tadi ia sedang dalam perjaChapter 37 POTRET
"Tunangan Dave...??" Wajah Marisa terlihat cerah saat menyambut Angela yang malam ini terlihat manisChapter 38 DADDY
"Kenapa kau tidak memberi tahu ku soal Dave yang di tunangkan dengan Keluarga Adam ?" tanya AndreasChapter 39 DADDY II
"Dave...!" panggil Ayahnya ketika Dave baru berjalan beberapa langkah. Ia menoleh ke belakang, di liChapter 40 KAMU
Tidak seperti yang Dave kira, orang-orang di Perusahaan Sanjaya Company sangat menghormatinya meskipChapter 41 KARENAMU
Kirana kembali muntah-muntah, membuat Dave mau tidak mau mengurut leher Gadis itu, walaupun ia jijikChapter 42 DALAM MIMPI
Dave dan Jonathan masih saling tarik memperebutkan Kirana yang memang berbadan kurus, sehingga keduaChapter 43 DALAM MIMPI II
Kedua kaki Dave sudah ikut naik ke atas ranjang, kini tubuhnya sepenuhnya berada di atas tubuh KiranChapter 44 TANDA
Ketika Pelayan yang sebelumnya telah di beri tahu Dave soal kondisi Kirana dan pergi ke kamar GadisChapter 45 MASAKAN DAVE
"Pantas saja dia bodoh, suka nya mi instan" Dave mengerutu dalam hati. Ia sudah menyalakan kompor dChapter 46 NASEHAT
Kegiatan lempar bantal dan boneka dari dua orang itu langsung terhenti saat Dave masuk dan menaruh bChapter 47 KEBENARAN
Setelah mengantar Angela dan Neneknya pulang, sekitar jam 8 malam Dave sudah kembali sampai di RumahChapter 48 KEBENARAN II
Siapa yang mengatakan hal seperti itu, Kirana ?!"
Mata Kirana yang sudah memerah dan di penuhi air maChapter 49 INGATAN TERBURUK
Wajah Kirana kaku dengan kedua tangannya yang gemetar dan saling tertaut di dada. Bola matanya yangChapter 50 BERBEDA
"Apa yang kau lakukan pada Cucuku ?!" Wajah tua Hertoni memerah dengan kerutan yang semakin dalam.Chapter 51 FAKTA
Samar-samar Hertoni mengingat sosok Lelaki yang selalu ada si belakang Andreas kala itu. Hampir takChapter 52 FAKTA II
"Dokter !" Eva segera melepas pelukan Andreas, beringsut menjauh dari nya dan memegangi kedua tanganChapter 53 MOM,DAD DAN IBU
Dengan cepat Eva segera mengambil sapu tangan dari kantong baju nya, kemudian mengelap noda darah beChapter 54 BELAS KASIH
"..Jangan pernah mengasihani ku..." suara Eva bergetar. Air mata sudah mengalir dari matanya yang meChapter 55 PENJELASAN
Matahari naik semakin tinggi membiaskan sinar-sinar nya menerobos jendela runag perawaran di mana KiChapter 56 PERASAAN
"....Bagaimana Dave ?" tanya Kirana setelah terdiam beberapa saat.
"Semalam dia sudah di operasi, danChapter 57 KEBENARAN II
Eva tertegun, sesaat ia mengigit bibir bawahnya. Raut wajahnya berubah sedih, ia menunduk, menelan lChapter 58 RASA
Dengan lemas Dave kembali merebahkan punggung dan menatap hampa pada langit-langit ruang tempat diaChapter 59 YANG AKU SUKA
Melihat Kirana datang tanpa sadar Dave yang mulainya hanya diam dan mencoba menikmati ketika AngelaChapter 60 JON AOKI
"Kenyang sekali." Kirana duduk di atas sebuah kursi kayu di samping Jonathan sambil mengelus perutnChapter 61 HANYA KARENA
Eva berjalan mendekati ranjang anaknya. Wanita berusai 50 tahun yang selalu berbaju dan berkerudungChapter 62 HATI YANG PILU
Hal pertama yang di lakukan Dave begitu keluar dari Rumah sakit dan sehat adalah ke Memorial Park, sChapter 63 AYAHKU
Ragu-ragu Dave melangkah masuk ke dalam ruang Apartemen yang berkesan sederhana untuk dirinya yang tChapter 64 AYAHKU II
Untuk beberapa saat Dave masih terdiam di tempat sambil mengamati figura photo tersebut. Sampai ia mChapter 65 KELUARGA SANJAYA
Keluarga Sanjaya adalah salah satu keluarga Konglomerat di Indonesia, bahkan masuk dalam jajaran 10Chapter 66 MEMUTAR WAKTU
"Nona..."
Bayang wajah dan suara nya saat memanggil masih begitu terasa jelas dan nyata meski pun kinChapter 67 WANITA YANG DICINTAI
Kirana yang duduk di samping Ibu nya hanya diam menunduk, pikirannya masih melayang ke pertemuan tidChapter 68 HATI
Mungkin karena Dave yang mampu bersikap dewasa dan menekan segala perasaanya sehingga keadaan berangChapter 69 AKU MINTA MAAF
Kirana memang tidak pernah benar-benar memikirkan Jonathan, tapi kata-kata terakhir Jonathan saat beChapter 70 YANG AKU PANDANG
Marisa melepas pelukannya, di pandangi nya wajah Dave yang sembab. "Kami lah yang seharusnya minta mChapter 71 PERPISAHAN
Perlahan Kirana masuk ke dalam kamar yang dulu di tempati Dave ketika ia masih tinggal di rumah KeluChapter 72 PERPISAHAN II
"Pikirkan saat kau mengantarku ini adalah yang terakhir. Bandingkan saat sama-sama kau harus melepasChapter 73 KAKEK DAN CUCU
Pertunangannya dengan Angela memang Kakek nya yang mengatur. Pernikahan bisnis Keluarga Sanjaya danChapter 74 JONATHAN DAN KIRANA
"Kenapa wajah ku bisa ada di majalah ?" Dengan kesal gadis dengan rambut panjang tergerai sepunggungChapter 75 ARTIKEL
Kirana memejamkan mata nya rapat-rapat. Walaupun sudah lima tahun berlalu, tapi rupanya ia masih belChapter 76 APA KABAR KIRANA?
Tidak seperti Hertoni Sanjaya yang beranggapan jika anak Lelaki lebih baik dalam hal kepemimpinan seChapter 77 PEMBOHONG BESAR
"Lihat ! Kak Dave saja bilang kau lah yang mirip anak kecil Kirana." Kiandra tertawa terbahak.
"Kian.Chapter 78 BARBERQUE
Kirana membuka kaca jendela kamar nya lebar-lebar untuk menghirup udara pagi yang segar dan membawaChapter 79 SENYUM TERINDAH
Berkali-kali Kirana berjalan sambil merapikan rambut panjang nya yang tertiup angin. Ia berjalan pelChapter 80 AKU DAN KAMU
Aku nggak tahu apa maksud mu berkata seperti itu." Dave berkata tanpa memandang mata lawan bicara nyChapter 81 PESTA
Malam ini, Pesta Ulang tahun Marthadinata Corp berlangsung mewah dan penuh keakrapan. Meja-meja bunChapter 82 SEMPURNA
"Mana aku tahu." wajah Kirana semakin muram. Dia menunduk dalam dan tanpa di ketahui siapa pun tangChapter 83 RETAK
"Mana Dad ?" tanya Kirana. Ia menoleh ke kanan dan ke kiri. Tak ada orang selain mereka.
Dave masih mChapter 84 SELAMANYA
Seharusnya semua sempurna. Dia hanya perlu menahan diri untuk tak melakukan tindakan bodoh yang bisaChapter 85 MASALAH
Untuk kesekian kali Kirana menghela nafas sambil mengaduk-aduk gelas es tehnya.
"Kenapa ?" tanya ShopChapter 86 MASALAH II
"Kenapa bisa ada fotomu berpelukan dengan Lelaki lain ?" Jonathan terlihat syok. Tapi Kirana lebih sChapter 87 HUJATAN
Kirana diam tertunduk dengan wajah memerah dan air mata yang mengalir deras. "Aku nggak melakukan apChapter 88 AKU JUJUR
"Kau hubungi Jonathan. Kita akan melakukan konferensi pers. Aku akan bilang jika orang itu aku." DavChapter 89 AKU EGOIS
"Ada hal yang nggak perlu harus di ungkap jika itu hanya akan memperburuk keadaan, Kirana." ucap DavChapter 90 AKU TAK BISA
"Bertahun-tahun aku sudah mencobanya." Kirana memberanikan diri menatap kedua orang tuanya yang terpChapter 91 BERAT DAN TERJAL
Hati Kirana was-was. Antara dia ingin Dave jujur. Tapi dia juga tidak mau menempatkan Dave dalam posChapter 92 AKIBAT
Aksi pelemparan telur oleh Penggemar Jonathan itu ternyata hanya awal. Di susul selanjutnya oleh surChapter 93 AKIBAT II
Seluruh kantor langsung gempar. Lebih-lebih Andreas yang mendengar kabar adanya bangkai kucing dengaChapter 94 HILANG
Dave terdiam mendengar kalimat yang Ibu nya ucapkan. Pandangannya mengawang menatap tanah makam luasChapter 95 CURIGA
Marisa menjerit dan berusaha menengahi.
"Kau memeluk saudaramu sendiri dan menciptakan skandal yang bChapter 96 FANATIK
Mata Kirana melotot ngeri melihat ujung runcing dari pisau yang tampak berkilat tertimpa cahaya lampChapter 97 TAK BISA PULANG
Kirana yang wajahnya kotor terkena tanah bercampur air mata dan luka sayat di pipi menoleh ke arah DChapter 98 HUJAN
"Kau nggak lapar ?" Dave kembali menoleh ke arah Kirana yang masih tak bergerak di depan pintu kamarChapter 99 UNGKAPAN HATI
Hati itu rumit. Bertahun-tahun tak bertemu, di sisi telah ada pendamping yang sempurna. Tapi hati taChapter 100 TENTANG KITA
Air mata Kirana semakin deras mengalir. Berkali-kali dia mengusap pipinya yang basah "Aku juga sangaChapter 101 TAK PERCAYA
"Kita pertama bertemu saat berusia tiga tahun." Dave menegaskan.
"Haah ?" kali ini Kirana benar-benarChapter 102 SAHABAT
Dari pada memikirkan luka di pipi dan murka Ayahnya saat pertama kali melihat goresan pisau di pipiChapter 103 BIMBANG
"Dave, kau di mana ?" suara dari dalam ponsel terdengar.
"Aku sedang mengantar Kirana ke Kantor PolisChapter 104 DUA KELUARGA
Suasana canggung dan tegang mewarnai ruang makan yang menjadi satu dengan dapur luas dengan deret kiChapter 105 MENJELASKAN
Tiga jenis masakan dari tempat berbeda terlihat aneh memang. Tapi berkat itu juga mereka bisa salingChapter 106 RESTU
Semua terpaku tak ada yang bicara setelah Dave mengucap kalimat itu. Udara seperti menekan Kirana saChapter 107 ANGELA
Hakikat cinta adalah saling percaya, untuk itulah aku selalu menpercayai Dave. Meski di jodohkan oraChapter 108 ANGELA II
Kepanikan langsung mewarnai pagi yang mestinya damai di rumah bergaya mediteranian itu. Dave berteriChapter 109 JALAN TAKDIR
"Aku hanya khawatir dengan Angela." Kirana berkata lirih saat mereka berdua telah duduk di dalam mobChapter 110 SEORANG AYAH
Waah..siapa ini yang bertamu di hari minggu ?" Andreas pura-pura ramah saat melihat pria seusia diriChapter 111 HAKIKAT CINTA
Jika ketulusan tak mampu mengoyahkan perasaan, bagaimana dengan rasa bersalah dan iba ?
"Tolong AngelChapter 112 DOA DAN PERNIKAHAN
Ya Tuhan, hanya kepadamu aku memohon. Jaga dan lindungi lah dia. Jauhkan dari segala hal buruk yangChapter 113 DOA DAN PERNIKAHAN II
"Kau ke sini ?" Kirana tak percaya. Mendadak ia malu sendiri dengan penampilannya yang berantakan, sChapter 114 KISAH TAK SEMPURNA
Kyoto, Jepang.
Mobil Mercedes Benz S-class warna silver itu berhenti mendadak saat segerombolan orang


















Ayo kaks lanjut semangat:)
08/04/2022
0bagus
23d
0Sanga bagus
15/11
0bagus banget. terhuraaaa
03/10
0dài
30/08
0keren
26/07
0bagus
16/06
0baguss bangetttt
30/04/2025
0sangat menarik
24/04/2025
0perjuangan hidup
18/04/2025
0