Kehidupan Abigail Anderson hancur tatkala seorang wanita datang pada ayahnya, James Anderson dan mengaku mengandung bayi pria itu. Sejak saat itu masalah demi masalah datang silih berganti hingga ibunya yang kala itu sedang mengandung, mengalami depresi dan harus dirawat di rumah sakit jiwa dan ayahnya mengalami kelumpuhan otak.
Abigail yang menjadi anak yatim piatu kemudian dirawat oleh adik dari ayahnya, Alex Anderson dan istrinya Alona Anderson dengan penuh cinta. Mereka merubah identitas asli Abby dan menjadikannya seperti anak kandung mereka. Waktu terus berlalu, Abby remaja tumbuh menjadi wanita sukses dan memiliki pengaruh juga cerdas. Dengan misi balas dendam, ia kembali ke kehidupan lamanya dan mulai menjalankan rencana, mencari adik kandungnya sekaligus mencari tahu identitas orang yang telah menghancurkan kebahagiaan keluarganya.
Bertemu dengan pria yang merupakan rival bisnisnya, Zachary, perlahan Abby mengetahui hubungan pria tersebut dengan orang yang telah menghancurkan kebahagiaan keluarganya.
Ketika dihadapkan pada cinta dan dendam, manakah yang akan menang pada akhirnya?
aku senang membaca novel ini tp pas udah nyampe beri tip suka g bisa ke buka LG jd penasaran cuma aku g tau cara ngebukanya soalnya aku dah tua jd g paham membuka kelanjutannya maap yah juga aku g ngerti ngotak ngatik soal hp trim yah mohon bantuannya
04/01/2022
1
nur alya syakirah18
mahu lagi
27/08/2022
1
T Manurung Dolok Nagodang
Nice
19/05/2022
1
Adam Haikal
best di lab
18/05/2022
0
Rapi Kurniawan
kurang seru
13/04/2022
0
Nafizah Zahratusitha
next terus akak
03/04/2022
0
Syazwan Foster
NICE NOVELAH
21/03/2022
1
Haziq Hisham
impressive 👍
20/03/2022
0
Dinda Alfiana
Kerennnnnnnnnnn
18/02/2022
0
Siti Noraini
baik sangat
04/02/2022
0
Total: 91
Chapter 1 Trigger
"Jadi selama ini kau mendekatiku karena ini, Abby?" serang Zachary bergetar. Tangannya memegang
Chapter 2 Memories
TIGA TAHUN SEBELUMNYA (FLASHBACK) Sebuah sedan berwarna silver berhenti tepat di sebuah bangu
Chapter 3 New Family
"Adelaide, apa yang terjadi pada Papa?" tanya Abigail pada asisten rumah tangga keluarga And
Chapter 4 New Life
Alex dan Alona mengemasi barang-barang penting yang mereka miliki termasuk milik Abigail. De
Chapter 5 Tough
Abigail sudah duduk di teras depan rumah, ketika paman dan bibinya mencari keberadaannya. Ia men
Chapter 6 Walk Out
Abigail tersadar dari lamunannya sesaat. Ingatannya sempat kembali pada masa dimana ia akhir
Chapter 7 Rival
Abigail masih duduk menghadap layar laptop, mengawasi pergerakan indeks saham untuk beberapa
Chapter 8 The Game Begin
Abigail dan pria berkumis tebal dengan jas kulit berwarna coklat membungkus tubuhnya, kini t
Chapter 9 Another Rival
Setelah pertemuannya dengan Zachary beberapa kali, Abigail mulai menemukan ritme dan siasat
Chapter 10 Past That Never Pass It By
Mr. Thompson menyodorkan sebuah kartu nama pada Abigail. Dengan cepat gadis itu meraihnya da
Chapter 11 Two Sides
Hari Minggu terasa lambat berlalu bagi Abigail. Ia merasa bosan hanya berdiam di rumah tanpa
Chapter 12 Accident
Sidney dan Zachary berada dalam mobil setelah acara makan malam mereka. Suasana yang semula
Chapter 13 Domination
Abigail menghentikan mobil saat melihat siapa yang duduk di pinggir jalan bersama seorang ga
Chapter 14 Beyond Expectation
Tamara masuk ke ruangan Abigail, saat atasannya itu terlihat sedang merenung. Tamara yang te
Chapter 15 Struggle
Abigail dan Zachary telah selesai menikmati sajian makan malam mereka. Meski Abigail tidak bi
Chapter 16 Bad News
"Di sini kau rupanya," ucap Alex, lega melihat Abigail hanya duduk di pesisir pantai sembari
Chapter 17 Lust Over The Love
Alex terduduk lesu mendengar penjelasan dari Alice tentang keberadaan keponakannya yang seor
Chapter 18 Punishment
Zachary terbangun di ranjang, ia mengedar pandangan ke seisi ruangan yang baru ia kenali beb
Chapter 19 Lose and Win
Zachary tiba di kantor lebih pagi dibanding biasanya. Selain karena Sidney yang terus menemp
Chapter 20 A Great Rival
Abigail sudah siap dengan segala yang ia butuhkan untuk rapat hari ini. Tak hanya membahas
Chapter 21 Acceptance and Rejection
Abigail menikmati sarapan ditemani pikiran dan hati yang kalut. Apa yang terjadi di ruang ra
Chapter 22 Judge
Abigail sedang bersama Alice di kantor saat Mr.Thompson datang. Ia telah menemukan siapa saj
Chapter 23 A Longing
Zachary dan Sidney, masih dengan topik yang sama, saling melempar argumen satu sama lain. Ta
Chapter 24 Someone From Another Past
Abigail terenyak mendengar perkataan Dokter Gregory. Matanya membelalak, tak menyangka dokte
Chapter 25 Ashton is Join The Game
Abigail terdiam mendengar suara yang tentu saja tak asing di telinga. Sudah menghabiskan air
Chapter 26 The Choice
Abigail merenung mengingat pertemuan dengan Ashton, lalu kejadian tak terduga di mana Zachar
Chapter 27 Erratic Feeling
Abigail merasa dirinya sudah tidak waras. Biasanya ia tak pernah begitu tersipu akan perhati
Chapter 28 Game and Negotiation
"Mengapa sikapmu tiba-tiba manis padaku saat di depan mereka?" tanya Ashton, saat ia dan Abigail sud
Chapter 29 Trick or Treat
Alice mendatangi kantor Abigail setelah sekian lama tak muncul. Ia sudah membaca berita tent
Chapter 30 Pleasure Part of Negotiation
Setelah kegagalan misi menemukan Gin, Alice membuat rencana lain, tentu saja untuk tujuan yang sama.
Chapter 31 Make a Chance, Take a Chance
Abigail tepekur sendiri, memikirkan apa yang dikatakan Alice tentang adiknya. Sebegitu sulitkah untu
Chapter 32 Never Let Go
Zachary dan Sidney telah bersiap. Ayah, ibu, dan adik Zachary akan datang untuk makan malam. Bukan p
Chapter 33 Desire and Rejection
Abigail dan Ashton menginjakkan kaki di apartemen Zachary. Pria itu dan kekasihnya menyambut Abigail
Chapter 34 Preparation
Setelah jamuan makan malam yang diadakan Zachary, Abigail semakin tak habis pikir dengan kehidupanny
Chapter 35 Abby's Turn
Abigail memutuskan untuk mengambil beberapa hari untuk libur. Ia memilih untuk pulang ke Eastern Sho
Chapter 36 A Couple of Disturbia
"Apa yang kalian lakukan berdua di sini?" tanya Sidney, menatap nyalang kedua sejoli yang beringsut
Chapter 37 Silhouette
Banyak hal yang ditanyakan dan dibahas oleh Alex dan Zachary, seolah ia ingin lebih mengenal pria it
Chapter 38 Mistress
Zachary kembali ke kamarnya dengan mengendap. Beruntung baginya karena Sidney masih terlelap. Masih
Chapter 39 I'm With You
Abigail mengemasi barang, sudah cukup waktu yang ia habiskan bersama keluarganya. Meski sedikit runy
Chapter 40 Wanna Take You Home
Kali ini giliran Abigail yang terkejut. Tidak. Bukan seperti ini yang ia mau. Selain tak ingin meliba
Chapter 41 On Another Planet
Satu tembakan tepat mengenai sasaran, tetapi bukan sasaran yang dituju melainkan Abigail, ya
Chapter 42 Feel Sorry
Ashton bergegas mengambil penerbangan awal menuju ke Saint Orleans, sesaat setelah mendapat
Chapter 43 Welcome Home, Gin!
Gin masuk ke kamar Abigail dengan langkah ragu. Bagaimana pun ia sadari kekeliruannya mengambil sika
Chapter 44 Trapped
Gin tersuruk akibat jotosan yang cukup bertenaga dari pria itu. Sementara Abigail yang tak mampu ber
Chapter 45 Kepulangan Abigail
Abigail memaksa untuk pulang dengan segera. Ia tak sabar untuk banyak hal setelah Gin kembali. Tur r
Chapter 46 Kegilaan Zac
Jantung Abigail nyaris mencelus ketika mendengar statement yang terkesan menuding dirinya. Ia tak me
Chapter 47 Negosiasi dalam Cinta
"Aku menginginkan hatimu, Abby ... aku ingin tempat di sana, yang tidak terjamah oleh siapa pun, dan
Chapter 48 I'll be Yours
"Jadi begitu? Kau melupakanku dan tidak mengundangku?" tanya seorang gadis yang jelas kedatangannya
Chapter 49 Break Up
Zachary terenyak kala mendengar kalimat yang diucapkan Abigail. Mengapa ia harus kaget? Bukankah sej
Chapter 50 Refusal
Sidney terenyak mendengar kalimat yang dengan ringannya diloloskan oleh Zachary. Ia tak menyangka ba
Chapter 51 Menuntaskan Rencana
Ashton terenyak kala mendengar apa yang baru saja diucapkan kekasihnya. Ia beringsut bangkit dan dud
Chapter 52 Langkah Cepat
Abigail tengah menikmati sarapan bersama Gin, saat terdengar suara bel. Salah seorang asisten rumah
Chapter 53 Perpisahan
Abigail berlari sekuat yang ia mampu demi mengejar Ashton yang mungkin saja sudah naik ke pesawat. I
Chapter 54 Memperjuangkan Keadilan
Abigail duduk di depan meja kerjanya, menghadap pada tumpukan berkas dan laptop yang masih menyala.
Chapter 55 Rencana yang Gagal
Belum pukul lima bahkan, tetapi Zachary sudah berada di ruangan Abigail sekarang. Duduk dengan manis
Chapter 56 Disapproval
Abigail menerima lamaran Zachary meski dalam batinnya tengah memikirkan banyak hal. Kepergian Ashton
Chapter 57 Sebuah Keraguan
“Sudah kukatakan untuk tidak datang, mengapa kau sangat nekat?” tanya Abby ketika dirinya dan Zac du
Chapter 58 Kalah Telak
Abby dan Gin tak saling bertegur sapa semenjak pertengkaran yang terjadi di antara keduanya. Mereka
Chapter 59 Seduction
“Abby, apakah kau baik-baik saja, Nak? Kudengar kau kalah lagi di bursa saham,” ujar seorang pria ya
Chapter 60 Taktik Gila
Ponsel Abby berdering saat dirinya baru saja menginjakkan kaki di apartemen Zac. Pria itu membantuny
Chapter 61 Kegilaan dan Pemuasan
Abby terpaku seketika saat mendengar perkataan Zac yang seolah bertujuan untuk mengusiknya karena ia
Chapter 62 Pertarungan
Dendam memang mampu mengubah segalanya. Itu benar. Bahkan Abby yang sebelumnya memiliki harga diri t
Chapter 63 Kejutan yang Buruk
Secercah cahaya menyeruak dari celah tirai yang membuat seorang lelaki menggumam. Ia berusaha menutu
Chapter 64 Masalah Saudara
“Apa yang kau lakukan di sini, Abby? Dan mengapa kau membawaku pergi? Aku harus mengatakan pada Moni
Chapter 65 Jude dan Alice
Alice tiba di apartemennya dan segera mengambil ponsel. Puluhan pesan dan panggilan tak terjawab sud
Chapter 66 Godaan
Alice membekap mulut dengan telapak tangan. Ia tak menyangka kalau Jude serius dengan apa yang ia la
Chapter 67 Negosiasi yang Buruk
Zac terbangun di pagi hari dan tak menemukan Abby di mana pun. Malam tadi Abby menginap di apartemen
Chapter 68 Negosiasi Lain
“Benarkah dia mengatakan itu tentangku?” tanya Abby pada pria paruh baya yang duduk di hadapannya. “T
Chapter 69 Lamaran Kedua
“Kau membeli aset yang dia tawarkan?” desak Zac pada Abby yang baru saja hendak meluruskan punggung
Chapter 70 White Flag
“Halo, ya, Monica?” Zac menerima panggilan ketika dirinya tengah menyelesaikan pekerjaan. Dia harus
Chapter 71 Tuduhan
Usaha Alice tampaknya belum membawa hasil. Beberapa hari berlalu bahkan hitungan minggu, dia masih b
Chapter 72 Missing
“Kau tidak bersama Gin?” tanya Zac, menoleh pada pria paruh baya yang merangkul Monica dengan mesra.
Chapter 73 Sebuah Petunjuk
“Dari mana saja kau? Mengapa sejak pagi pergi dan baru kembali?” tanya Gin saat melihat Monica memas
Chapter 74 Membatalkan Pernikahan
Selepas mendengar rekaman suara yang Jude berikan, Abby membisu dan tak bicara sepatah kata pun. Dia
Chapter 75 Ciuman yang Salah
“Uhm ... Zac?” Abby tak mampu menjawab pertanyaan Zac karena dia tak yakin apakah lelaki itu memang
Chapter 76 Ide Kotor
“Zac? Apa yang terjadi padamu? Kau diam sejak tadi dan tidak mendengarkanku,” tanya Abby yang pada a
Chapter 77 Ambil Bagian
“Bagaimana, Abby? Apakah kau sudah mengatakan pada kekasihmu?” tanya Gin menyambut kepulangan Abby.
Chapter 78 Hari Pernikahan
“Al, apakah Jude ikut mengiringi Gin?” tanya Abby, yang membuat Alice, yang tengah berada di seberan
Chapter 79 Terkuak
“Hhmph!” Seorang wanita memekik keras, tetapi tak ada suara atau kata-kata yang keluar selain racaua
Chapter 80 Saudara
Abby terbelalak, tak percaya kalau Garry mengetahui identitasnya. Selama beberapa tahun dia bisa mel
Chapter 81 Jebakan Cerdik Gin
“Apakah kau sudah mendapat kabar dari Jude?” tanya Abby yang masih terus mencemaskan Alice yang meng
Chapter 82 Satu Misi Selesai
“Sid? Apa yang kau lakukan di sini?” cecar Monica pada sang kakak yang juga tertangkap sama sepertin
Chapter 83 Detektif Lain
Tak banyak yang menyangka akan hal ini, termasuk Gin saat salah satu orang kepercayaan Zac, yang dia
Chapter 84 Salah Target
Duel sengit tak terhindarkan antara Jude dan pria yang sejak tadi berjaga, bersama beberapa anak bua
Chapter 85 Aborsi
Semua berjalan lancar, menurut beberapa orang termasuk Zac, karena dia menjalani kehidupan pernikaha
Chapter 86 Janin
Alice merasa lega karena dia memilik insting yang cukup bagus terlebih jika itu mengenai sahabatnya.
Chapter 87 Menguping
“Apakah hari ini kau ada kesibukan? Ayah dan Ibu meminta kita datang untuk makan malam bersama. Tapi
Chapter 88 Deep Talk
Abby dan Zac sudah berada di ruang makan bersama Garry, tetapi dia tak melihat keberadaan Amanda di
Chapter 89 Sang Dalang
Abby masih terganggu dengan ucapan Garry saat makan malam. Dia akan mendapatkan bagian sang ayah dar
Chapter 90 Rasa Bersalah
Tepat setelah perbincangannya melalui telepon dengan Ashton, Abby merasakan segalanya terjadi begitu
Chapter 92 Till Death Do Us Apart (END)
Dua tahun kemudian ... Abby memandangi foto pernikahannya dan Zac dengan air mata yang masih menetes.
aku senang membaca novel ini tp pas udah nyampe beri tip suka g bisa ke buka LG jd penasaran cuma aku g tau cara ngebukanya soalnya aku dah tua jd g paham membuka kelanjutannya maap yah juga aku g ngerti ngotak ngatik soal hp trim yah mohon bantuannya
04/01/2022
1mahu lagi
27/08/2022
1Nice
19/05/2022
1best di lab
18/05/2022
0kurang seru
13/04/2022
0next terus akak
03/04/2022
0NICE NOVELAH
21/03/2022
1impressive 👍
20/03/2022
0Kerennnnnnnnnnn
18/02/2022
0baik sangat
04/02/2022
0