Overview
|Catalog
- Tag(s):
- Kecantikan
- Detail
- Drama
Lala dan Lulu adalah saudara kembar yang memiliki kepribadian dan pekerjaan yang berbeda,tetapi mereka mempunyai permasalahan yang sama yaitu mereka berdua dijodohkan oleh orang tua mereka, karena orang tua mereka mengalami kebangkrutan. Akankah mereka akan menyetujui perjodohan tersebut dan akankah mereka akan menyukai calon tunangan mereka.
Last Update
Editor´s Choice
Recommendation
Book Comment (102)
- Total: 122
Chapter Satu
Setiap orang pasti beranggapan memiliki saudara kembar adalah sesuatu yang sangat menyenangkan,dimanChapter Dua
Setelah lama berpikir aku memutuskan membukakan pintu kamarku,karena aku penasaran dengan cowok tadiChapter Tiga
Didalam kamar aku buka kembali surat perjanjian pernikahan yang diberikan Park Dong Sun padaku. SungChapter Empat
Aku tidak menyangka bahwa orang tua Dong Sun begitu baik dan ramah padaku. Hari itu aku diperlakukanChapter Lima
Namaku Lala Yulia,aku adalah saudara kembar dari Lulu,tetapi berhubung aku terlahir duluan,jadi akuChapter Enam
Di halaman rumahku,aku dan cowok ini yang namanya Kim Ryung Suk hanya diam-diaman. Sudah sejam kamiChapter Tujuh
Hari ini adalah hari terakhir berada di Bali,aku sudah tiga hari berada di Bali,maklum ada pertemuanChapter Delapan
"Hai La,akhirnya loe pulang juga",ujar Ryung Suk menghampiri dan memegang tanganku
"Maaf loe siapa yaChapter Sembilan
"Hai Lu,pa kabar?",ujar Xukun sambil mengulurkan tangannya padaku. Aku merasa kalau hari ini adalahChapter Sepuluh
"Siapa dia Lu? Hei loe,atas dasar apa bicara seperti itu,asal loe tau ya Lulu bukan tipe cewek seperChapter Sebelas
"Kenapa loe tiba-tiba ngajak gua nikah? Bukannya loe benci sama gua?",tanyaku sama Dong Sun
"Gua nggaChapter Dua Belas
Hari ini aku betul-betul dibuat kejutan lagi oleh Dong Sun yang mana tiba-tiba sudah ada dua buah tiChapter Tiga Belas
Kematian Jackson yang sudah hampir seminggu masih meninggalkan duka yang mendalam bagiku. Walaupun sChapter Empat Belas
Betapa bahagianya aku mendapat lukisan dari Aunty Sarah,dari awal melihat lukisan ini,aku sudah langChapter Lima Belas
"Hai,La,hai Lu,nggak nyangka ketemu kalian disini. Gimana kabarnya La?",sapa Ryung Suk pada kami berChapter Enam Belas
Namaku Park Dong Sun,saat ini aku berusia 28 tahun. Terlahir sebagai anak yatim piatu sampai aku berChapter Tujuh Belas
Namaku Kim Ryung Suk,awalnya aku terlahir sebagai anak tunggal,tetapi ketika aku berumur 9 tahun oraChapter Delapan Belas
Hari ini aku benar-benar dibuat gila sama kelakuan kembaranku yang satu ini. Lulu benar-benar mengurChapter Sembilan Belas
Betapa terkejutnya aku kalau Xukun sudah berdiri di depan apartemenku. Kalau Dong Sun tau bisa-bisaChapter Dua Puluh
Badan ku masih terasa lemas. Ketika aku berusaha berdiri,kakiku seakan berat untuk diangkat. Aku masChapter Dua Puluh Satu
Di atas tempat tidur ini aku sedang berduaan dengan Dong Sun tanpa sehelai benang pun dan hanya dituChapter Dua Puluh Dua
"Sayang,bangun,sudah pagi", ujarku membangunkan Dong Sun yang masih tertidur lelap,sedangkan aku sudChapter Dua Puluh Tiga
Aku sangat bahagia Ryung Suk membelikanku semua lukisan yang aku pilih tadi. Bahkan Ryung Suk berjanChapter Dua Puluh Empat
Tanpa aku sadari sampai masuk ke dalam rumah aku senyum-senyum sendiri, sambil memasukkan lukisan-luChapter Dua Puluh Lima
Pagi ini aku bangun dengan perasaan bahagia. Tanpa aku sadari aku senyum-senyum sendiri sambil memanChapter Dua Puluh Enam
Aku tidak tau lagi apa yang kurasakan, yang jelas hari ini aku bahagia sekali dengan semua yang dilaChapter Dua Puluh Tujuh
"Heem, senyum-senyum sendiri mulu dari tadi", ujar Lulu menghampiriku yang sedang memegang Lily
"IiihChapter Dua Puluh Delapan
"Mama! Papa!", teriakku ketika membuka pintu
"Kenapa kamu kaget gitu?", tanya mama dengan nada curigaChapter Dua Puluh Sembilan
Akhirnya berakhirlah aku dan Dong Sun di tempat tidur tanpa benang sehelaipun. Bener-bener Dong SunChapter Tiga Puluh
Hari ini aku kembali dengan kesibukanku di butik. Aku dan Dong Sun sudah tinggal bareng di apartemenChapter Tiga Puluh Satu
" Gua dapat melihat kalau Xukun masih sangat mencintai loe sayang", ujar Dong Sun begitu kami balikChapter Tiga Puluh Dua
Hari ini seperti hari-hari sebelumnya aku dan Ryung Suk sedang berada di taman kompleks perumahan auChapter Tiga Puluh Tiga
Aku tahu bahwa tindakanku untuk berbohong kepada Lala kekasihku dan orang-orang adalah salah besar.Chapter Tiga Puluh Empat
Akhirnya kami sampai juga di salah satu mall yang ada di Yogya. Betapa bahagianya aku bisa kencan deChapter Tiga Puluh Lima
Hari ini aku dan Lulu beserta Lily anjingku sudah berada di bandara untuk balik ke rumah, sedangkanChapter Tiga Puluh Enam
Tidak terasa sudah seminggu lebih aku kembali lagi ke rutinitas di kantor yang super padat. PekerjaaChapter Tiga Puluh Tujuh
Sudah dua hari aku memutuskan tinggal di apartemennya Lulu. Aku sengaja menginap di apartemennya LulChapter Tiga Puluh Delapan
Aku tidak menyangka kalau Dong Sun yang dulu jahat, sadis dan sangat membenciku berubah menjadi DongChapter Tiga Puluh Sembilan
Hari ini aku sengaja bangun pagi, tepat nya jam 5 pagi aku sudah bangun. Aku ingin masak sarapan danChapter Empat Puluh
Selama hampir dua jam aku dan Xukun berada di toko kain ini dan aku dapat melihat keseriusan Xukun mChapter Empat Puluh Satu
Akhirnya aku dan Dong Sun sampai juga di apartemen.
"Sayaaangggg, kita mandi bareng yuk", ujar Dong SChapter Empat Puluh Dua
Selesai makan Ryung Suk mengajakku untuk ngobrol di salah satu kafe yang ada di bawah apartemenya LuChapter Empat Puluh Tiga
Hari ini aku sudah berada di apartemen ku sendiri. Setelah beberes baju-baju, aku memutuskan untuk mChapter Empat Puluh Empat
Dulu aku sangat membencimu
Dulu aku sangat tidak suka di dekatmu
Dulu aku sangat tidak suka kamu mendeChapter Empat Puluh Lima
Sudah dua hari ini Dong Sun kelihatan bete dari wajahnya, karena selalu diganggu Lala ketika ingin bChapter Empat Puluh Enam
Aku betul-betul bahagia dengan semua kejutan yang diberikan oleh Dong Sun,padahal kami baru saja samChapter Empat Puluh Tujuh
Akhirnya aku memutuskan mengalah dan memilih ganti baju,kemudian baru kami pergi.
Ternyata Dong Sun bChapter Empat Puluh Delapan
Sesampainya di hotel,Dong Sun masih mendiamkanku tanpa sepatah katapun. Bahkan dari raut wajahnya akChapter Empat Puluh Sembilan
Sudah beberapa hari ini aku merasa kalau ada yang mengikutiku. Bukan aku bermaksud geer tapi itulahChapter Lima Puluh
Akhirnya aku dan Ryung Suk tidak jadi ke toko hewan untuk membeli anjing lagi, Ryung Suk memilih menChapter Lima Puluh Satu
Sudah dua hari ini aku berangkat diantar jemput sama supir,biasanya aku berangkat sendiri dengan naiChapter Lima Puluh Dua
Rencana aku dan Lulu untuk makan siang bareng sambil membahas masalahku ini tidak jadi,karena Lulu bChapter Lima Puluh Tiga
Sudah dua hari ini Lala dan Ryung Suk mengganggu liburan aku dan Dong Sun dan jelas itu membuat DongChapter Lima Puluh Empat
Setelah puas berbelanja oleh-oleh kami berempat memutuskan kembali ke hotel,karena badan ini rasanyaChapter Lima Puluh Lima
Akhirnya aku dan Dong Sun dipisah kamar hotelnya. Jadilah sekarang aku dan Lala berduaan di kamar hoChapter Lima Puluh Enam
Aku masih terdiam selama mengambil resep vitaminku. Sebenarnya aku sangat bahagia dengan kehamilankuChapter Lima Puluh Tujuh
Hidup itu bagai sebuah misteri
Cintapun juga sebuah misteri
Misteri yang tak akan ada habisnya
Untuk kiChapter Lima Puluh Delapan
Akhirnya aku dan Ryung Suk makan malam bareng. Jujur aku akui makanan yang dibawa Ryung Suk ini sangChapter Lima Puluh Sembilan
Pagi ini aku sengaja bangun lebih cepat karena aku ingin memasak makanan buat Ryung Suk. Walaupun akChapter Enam Puluh
Aku tidak dapat konsentrasi dengan pekerjaanku setelah meeting tadi. Wajah manajer marketinng baru tChapter Enam Puluh Satu
Aku memutuskan tidak kembali ke apartemenku tetapi aku meminta Pak Beni untuk menuju ke apartemennyaChapter Enam Puluh Dua
Pagi ini seperti biasa aku mengalami morning sick. Sudah dari tadi aku bolak-balik ke kamar mandi unChapter Enam Puluh Tiga
"Sayaaang,perut gua lapar banget",ujarku saat kami berada di bandara. Hari ini adalah hari kepulangaChapter Enam Puluh Empat
Akhirnya kami sampai juga di rumahnya Woojin.
"Calon mantu mama mau istirahat dulu atau mau makan",ujChapter Enam Puluh Lima
"Sayaaang,bangun,gua ingin mangga muda",ujarku membangunkan Dong Sun yang masih terlelap tidur
"Aahh.Chapter Enam Puluh Enam
"Selamat pagi La. Hari ini pagi banget kamu datangnya",ujar seseorang datang menghampiriku dan aku tChapter Enam Puluh Tujuh
"Kamu? Bukannyaa kamu Jackson?",tanya Ryung Suk dengan nada dan wajah terkejut
"Hahahahahaha,pacar kaChapter Enam Puluh Delapan
Aku tidak habis pikir dengan semua sikap dan tingkah laku Jackson yang sangat berubah drastis. Aku sChapter Enam Puluh Sembilan
"Lu,kamu serius tidak ada perasaan suka atau cinta gitu sama Dong Sun,aku perhatikan Dong Sun itu tiChapter Tujuh Puluh
"Sayaaaang!!! Kamu dimaanaa!!! Wuaaaa,Lulu ditinggal sama Dong Sun!!!",teriakku sambil keluar dari kChapter Tujuh Puluh Satu
Di dalam mobil aku memilih diam dan tidak mengucapkan sepatah katapun. Dalam hati aku berpikir,mungkChapter Tujuh Puluh Dua
Akhirnya aku sampai juga di Bandung. Berhubung aku belum memesan hotel jadi aku putuskan untuk mencaChapter Tujuh Puluh Tiga
"Mau apa loe kesini? Kenapa loe bisa tau gua disini?", tanyaku sama Dong Sun yang sekarang sudah dudChapter Tujuh Puluh Empat
Pagi-pagi sekali aku sudah sarapan di restoran hotel dengan Dong Sun.
"Habis ini kita mau kemana sayaChapter Tujuh Puluh Lima
Hari ini aku sengaja datang pagi ke kantor karena ada beberapa berkas yang harus aku selesaikan kareChapter Tujuh Puluh Enam
"Aaahhh, akhirnya kelar juga meetingnya", ujarku saat kembali ke ruanganku
"Ciee...Cieee...Ciee...YanChapter Tujuh Puluh Tujuh
"Hai Lu", ujar Ryung Suk saat kami sudah sampai di rumah mama dan papa
Memang mama dan papa masih belChapter Tujuh Puluh Delapan
"Selamat pagi sayang, katanya kita mau jalan-jalan", ujar seseorang sambil mencium keningku dan saatChapter Tujuh Puluh Sembilan
"Sayang...Sayang...", ujarku
"Hmmm, kenapa", sahut Dong Sun sambil fokus menyetir
"Lapaaaarrr.....KitaChapter Delapan Puluh
"Sayang, ayo bangun, mandi terus kita sarapan, katanya mau ke kebun strawberry", ujar Dong Sun
"SekarChapter Delapan Puluh Satu
"Waaah, strawberrynya banyak sekali!!!", teriakku dengan sangat bahagia saat kami sudah berada di keChapter Delapan Puluh Dua
"Waah, box bayinya bagus-bagus dan lucu banget. Kalau begini aku khan bingung mau beli yang mana", uChapter Delapan Puluh Tiga
"Sayang, loe kok tidak siap-siap", ujar Ryung Suk
"Siap-siap kemana sayang?", tanyaku sambil mengunyaChapter Delapan Puluh Empat
Aku masih kepikiran siapa cewek yang jalan bersama Jackson di mall itu. Apakah cewek itu pacar barunChapter Delapan Puluh Lima
"Aarghhh!!!!", teriakku
"Hoi, kaget tahu!! Loe kenapa sih La? Dari pulang kerja sampai sekarang kayakChapter Delapan Puluh Enam
"Iiihhh, kenapa sih sama printer aku!!!", teriak aku dengan nada dan wajah kesal
Memang dari pagi priChapter Delapan Puluh Tujuh
Malam ini aku masih terdiam sambil memainkan handphone aku untuk membuka aplikasi belanja online untChapter Delapan Puluh Delapan
"Sayang, pilihlah box bayi yang kamu mau untuk calon bayi kita", sahut Dong Sun saat aku dan Dong SuChapter Delapan Puluh Sembilan
"Gimana sudah puas nonton filmnya?", tanya Dong Sun setelah kami selesai nonton film dan keluar dariChapter Sembilan Puluh
Akhirnya aku kembali ke Jakarta dan mulai disibukkan dengan kegiatan aku di butik. Apalagi banyaknyaChapter Sembilan Puluh Satu
"Akhirnya meetingpun beres juga", sahutku dan aku lihat Dong Sun masih sibuk di depan laptopnya danChapter Sembilan Puluh Dua
"Mau apa kamu di sini Jackson?!", sahutku dengan nada dan wajah ketus saat Jackson berdiri di depanChapter Sembilan Puluh Tiga
"Gimana tidak menyesal khan kita makan di warung pecel ayam sayang?", tanyaku saat sudah berada di dChapter Sembilan Puluh Empat
Akhirnya aku gantian yang menyetir mobilnya Ryung Suk karena aku tahu kondisi Ryung Suk lagi tidak sChapter Sembilan Puluh Lima
"Selamat pagi La", sahut Jackson masuk ke dalam ruang kerjaku yang masih belum ada siapa-siapa. MaklChapter Sembilan Puluh Enam
Akhirnya aku dan Dong Sun sampai di apartemenku dengan belanjaan yang begitu banyak dan aku hanya diChapter Sembilan Puluh Tujuh
"Sayang, gimana kalau besok kita berobat ke dokter untuk mengecek keadaan dedek bayi", sahut Dong SuChapter Sembilan Puluh Delapan
Hari ini seperti biasa Dong Sun mengantar aku ke butik. Bahkan tadi pagi Dong Sun jugalah yang membuChapter Sembilan Puluh Sembilan
"Akhirnya menantu mama datang juga. Ayo dicoba kebayanya Lu. Mbak Lea tolong bantuin menantu saya yaChapter Seratus
"Kalau kamu lapar ya tinggal makan saja, kenapa juga harus laporan sama aku sih?! Bisa tidak sehariChapter Seratus Satu
Sore ini betapa kagetnya aku kalau lagi-lagi Wonshik sudah berada di lobi perusahaan dengan masih meChapter Seratus Dua
Kini aku dan Ryung Suk sudah berada di salah satu supermarket mall yang ada di Jakarta. Aku dan RyunChapter Seratus Tiga
Hari ini tumben tidak seperti biasanya aku dibuat pusing sama pekerjaan. Padahal aku sudah bekerja dChapter SeratusEmpat
"Sayang, aku lapar", sahutku di dalam mobil saat aku dan pulang dari butik sehabis cek kebaya dan jChapter Seratus Lima
Akhirnya aku dan Dong Sun sampai juga di apartemenku setelah menempuh perjalanan yang tidak lama karChapter Seratus Enam
"Apa Lu!! Jadi calon bayi yang ada di perut kamu ini kembar!!!", teriak Lala saat aku dan Lala memutChapter SeratusTujuh
"Aku perhatikan daritadi kamu melamun sayang sepeninggal Lala. Ada yang sedang kamu pikirkan sayang?Chapter Seratus Delapan
Akhirnya aku mempelajari proposal project yang diberikan oleh Jackson dengan teliti karena sepertinyChapter Seratus Sembilan
Betapa kesalnya aku rencana untuk pulang tepat waktu terhambat karena tepat jam 5 sore yang seharusnChapter Seratus Sepuluh
"Aku senang melihat mama kamu bahagia sayang", sahut Ryung Suk saat aku dan Ryung Suk sudah berada dChapter Seratus Sebelas
"La, aku perhatikan kamu sangat benci dengan pak Jacky. Memang pak Jacky ada salah apa sama kamu, LaChapter Seratus Dua Belas
Tidak terasa tibalah hari pernikahan aku dan Dong Sun. Kini aku sudah di ruangan khusus dan sudah seChapter Seratus Tiga Belas
Akhirnya selesai juga pesta pernikahan aku dan Dong Sun dan saat ini aku sudah berada di dalam kamarChapter Seratus Empat Belas
Akhirnya hari ini aku dan Dong Sun keluar dari hotel. Aku memutuskan sebelum ke rumah papa dan mamanChapter Seratus Lima Belas
Akhirnya aku dan Dong Sun sampai juga di rumah orang tuanya Dong Sun.
"Kami datang!!!", teriak DongChapter Seratus Enam Belas
Ryung Suk Pov
"Tuan muda Ryung Suk ini infromasi yang saya dapatkan tentang tuan Jacky dan memang benChapter Seratus Tujuh Belas
Ryung Suk Pov
Setelah semua bukti-bukti sudah aku dapatkan soal penipuan identitas yang dilakukan oleChapter Seratus Delapan Belas
Kami berempat pulang dari Bali lebih cepat dari rencana. Semua ini gara-gara kehamilan Lulu yang memChapter Seratus Sembilan Belas
"Lala!!! Akhirnya kamu datang juga. Kamu tahu tidak La berita heboh di kantor", sahut Karen saat akuChapter Seratus Dua Puluh
Akhirnya masalah Jackson selesai juga dimana Jackson dijatuhi hukuman penjara lima tahun dan denda sChapter Seratus Dua Puluh Satu
Tidak terasa hari ini adalah hari dimana aku berada di kamar vvip setelah aku melahirkan bayi kembarChapter Seratus Dua Puluh Dua
"Hmmm, melamun saja pagi-pagi sih sayang", sahut Ryung Suk saat aku duduk di kursi taman belakang. S


















bagus
04/03
0sangat bagus dan menghibur semoga terus lancar di hari depan
20/01
0keren
31/07
0wah seru bnget
07/07
0menarik, mengisi waktu luang
09/06
0ceritaa nyaaa bagussss
05/05/2025
0ceritanya seru
26/12/2024
0bagus
19/12/2024
0seru
21/11/2024
0terimakasih
06/10/2024
0