Total : 26Chapter 1 Terlambat Datang Bulan
Kala malam dingin mencekam. Hujan deras jatuh menghantam atap rumah besar, mewah, dan bertingkat dua
readmore Chapter 2 Klinik Bersalin
Di parkiran mobil, Edric kembali meyakinkan Inayah, bahwa semuanya akan baik-baik saja. Jadi, Inayah
readmore Chapter 3 Tespek
"Tuan, saya tidak mau pergi cek ke klinik atau ke tempat umum lagi," ucap Inayah dengan suara yang l
readmore Chapter 4 Permintaan Sang Majikan
"Anne tidak akan pulang minggu ini." Suara bariton milik Edric kembali memecah keheningan. Inayah me
readmore Chapter 5 Aku Lagi Puasa, Tuan
"Makan yang banyak, Sayang. Ya, sudah aku pergi dulu." Edric bangkit dari hadapan Inayah. Dia hendak
readmore Chapter 6 Sebuah Godaan
Pagi hari, di hari Minggu. Luvia sudah bangun pagi-pagi. Wanita bertubuh bohay itu sengaja berdandan
readmore Chapter 7 Cinta Untuk Sang Majikan
Tenggorokan Luvia terasa tercekat. Dia tidak tahu harus menjawab apa. Kesuciannya sudah hilang. Ya,
readmore Chapter 8 Menahan Rindu
"Kau tidak merindukanku?" Anne meluncurkan pertanyaan yang membuat Edric mencibir, usai berpelukan d
readmore Chapter 9 Ketahuan
Rasa lelah dan letih, membawa langkah Inayah berlalu menuju kamar. Ternyata, berpuasa selama hamil m
readmore Chapter 10 Vidio Untuk Nyonya Anne
Mata Inayah perlahan terbuka. Dia terkejut, karena masih dalam keadaan polos. Sementara itu, di samp
readmore Chapter 11 Mencekam
Rasa lapar yang muncul membuat mata Inayah terbuka. Dia mengerling menatap ke sekeliling. Terkejut,
readmore Chapter 12 Sebuah Pengakuan
Separuh sadar, Edric tetap menyetir mobil. Untunglah dia sudah lihai mengendarai mobil. Jalanan mala
readmore Chapter 13 Bertahan Dalam Kesendirian
Tangisan Inayah terjeda, tatkala ponselnya berdering. Nama yang muncul di layar ponselnya, membuat I
readmore Chapter 14 Pertengkaran
Anne tercengang ketika menginjakkan kaki di kamar Edric, yang tak lain tempat yang sudah lama dia ti
readmore Chapter 15 Aku Ada Untukmu, Sayang
Tatapan teduh dari mata indah Inayah, tak henti melihat wajah Edric yang terlelap di sisi tempat tid
readmore Chapter 16 Rasa Yang Hilang
Hujan rintik yang turun, mengundang kerinduan kepada sang pujaan hati. Edric tengah duduk di balkon,
readmore Chapter 17 Pulang Kampung
"Apa yang Tuan ucapkan?" Mata Inayah terbuka lebar. Sementara Edric menatapnya sungguh-sungguh. Sekal
readmore Chapter 18 Satu Kecupan Saja, Sayang
Linda termangu di beranda rumahnya, keempat anaknya pun ikut tercenung di dekat sang ibu. Mobil mewa
readmore Chapter 19 Rahasia Yang Terbongkar
“Kamu ngapain keluar dari kamar tamu, Nay?” tanya Linda pada putrinya yang berdiri di depan kamar Ed
readmore Chapter 20 Kebohongan Luvia
Matahari mulai muncul, memancarkan sinarnya, Edric sudah bersiap untuk ke kantor. Melihat Inayah yan
readmore Chapter 21 Kemarahan Edric
“Kamu pergi dengan laki-laki lain, sama saja kamu menginjak harga diriku.” -Edric *** Di teras rumah b
readmore Chapter 22 Benci Tapi Rindu
‘Sekarang aku hanyalah wanita terbuang, yang harus siap melayani kapanpun diinginkan.’–Inayah *** “Kem
readmore Chapter 23 Edric Mulai Sadar
“Luka ini sudah meradang, Tuan. Harusnya Anda periksakan dia lebih awal.” Dokter pribadi Keluarga Edr
readmore Chapter 24 7 Bulan Kandungan Inayah
“Apakah aku akan terluka lagi disaat jauh darimu, Sayang? Aku juga cemas kalau terjadi sesuatu padam
readmore Chapter 25 Penantian Penuh Kecemasan
Ada kesedihan dan kecemasan di hati Edric, walaupun bibirnya tersenyum ketika Inayah melepas kepergi
readmore Chapter 26 Rencana Busuk Kusni
Pagi ini, Kusni melihat Inayah terlihat bersemangat dan begitu ceria. Padahal hari-hari sebelumnya I
readmore
sedihjadi nya aku membaca novel ini
08/05/2025
0suka
04/05/2025
0keren
26/01/2025
0good
24/01/2025
0Kak lanjutt dong ga sabar pengen baca
02/12/2024
0saya mau diamond
02/09/2024
0san
04/08/2024
0Suka ceritanya
01/07/2024
0Cerita ini sangat menarik
30/06/2024
0Cerita ini sangat bagus
29/06/2024
0